Warga Depok Disebut Kurang Yakin Vaksin Jadi Solusi COVID-19

Mohammad Arief Hidayat, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebagian warga Kota Depok mengaku menolak vaksin COVID-19, berdasarkan hasil survei yang dilakukan pemerintah setempat. Salah satu alasannya adalah soal kehalalan vaksin itu.

Pejabat Sementara Wali Kota Depok Dedi Supandi mengatakan itu saat dikonfirmasi awak media pada Jumat 6 November 2020. “Secara garis besar yang menolak itu terdapat empat alasan,” katanya.

Menurut Dedi, warga tidak percaya atau kurang yakin vaksin dapat menjadi penyembuh COVID-19. Beberapa warga justru khawatir berdampak negatif, seperti tubuh malah menjadi sakit. “Dan yang terakhir itu masih ada keraguan soal kehalalan vaksin.”

Ketika ditanya berapa jumlah warga yang menolak vaksin, Dedi mengaku lupa. Namun demikian, Dedi menegaskan, pemerintah telah siap menyalurkan vaksin meski belum diketahui secara pasti kapan bakal terealisasi. Sebabnya, masih diuji oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Infomasinya itu masih diteliti di BPOM, apakah akan November atau Desember atau awal tahun 2021, ini kewenangan pemerintah pusat. Intinya Depok kalau diminta November menerima vaksin, sudah siap,” ujarnya. (ren)

Baca: Luhut Sebut Vaksinasi COVID-19 Dimulai Minggu ke-3 Desember 2020