Warga Filipina gelar parade 'Black Nazarene'

Manila (Reuters) - Ratusan ribu umat Katolik Roma di Filipina berjalan tanpa alas kaki pada Kamis di sekitar patung kayu Yesus Kristus yang berusia berabad-abad yang diyakini memiliki kekuatan penyembuhan, berdoa untuk kesehatan yang baik dan kesuksesan ekonomi di tahun baru.

Para jemaah berpakaian warna kuning dan merah marun memadati sekeliling patung seukuran asli yang dikenal sebagai "Black Nazarene " yang diarak melalui jalan-jalan Manila dengan kereta, di salah satu festival tahunan utama di negara Asia dengan umat Katolik terbesar.

"Saya bergabung dengan iring-iringan itu untuk mengharapkan keberuntungan bagi keluarga saya, kesehatan yang baik dan untuk rencana masa depan saya," kata Ian Lanaria, 24, kepada Reuters.

Berpartisipasi untuk pertama kalinya, Lanaria mengatakan dia telah memutuskan untuk bergabung setelah sebelumnya menonton ritual itu di televisi dan mendengar tentang mukjizat dari teman-temannya.

Orang-orang terlihat berdesakan di antara kerumunan polisi untuk berada di dekat patung ketika patung itu dibawa melewati jalanan ibu kota. Mereka percaya bahwa sedikit sentuhan akan memberkati mereka, menyembuhkan penyakit mereka dan kerabat mereka.

Prosesi pada Kamis diperkirakan akan berlangsung berjam-jam, dan panitia memperkirakan akan menarik 6 juta orang ketika kerumunan bertambah sepanjang hari.

Perkiraan dini hari oleh polisi menempatkan kerumunan sekitar 400.000 orang, tidak termasuk mereka yang menunggu di sepanjang rute prosesi sepanjang enam kilometer (3,7 mil).

Setelah mengaku doa-doanya dijawab ketika ia membutuhkan uang di masa lalu, Bonny Morales, 65, termasuk di antara para jemaah lama.

"Setelah bersumpah pada Black Nazarena, pinjaman saya langsung disetujui, itulah sebabnya saya benar-benar percaya pada kekuatan ajaibnya, terutama bagi mereka yang memiliki keyakinan kuat pada Black Nazarene," kata Morales.