Warga Gorontalo Diimbau Tak Terpancing Hoaks Vaksin COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kapolsek Limboto Barat, Gorontalo, Ipda Iswan Samran mengimbau, masyarakat untuk tidak takut divaksin COVID-19. Menurutnya, vaksin aman digunakan dan dapat mencegah penularan virus corona.

Hal tersebut disampaikan Iswan di sela-sela program vaksinasi COVID-19 bersama Universitas Muhammadiyah dan membagikan bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat di Kecamatan Limboto.

"Saya harap masyarakat tidak takut dan jangan terprovokasi oleh isu hoaks tentang vaksin, tidak ada pemerintah yang ingin mencelakai rakyatnya," kata Iswan dikutip dari Antara, Senin (1/11/2021).

Iswan menjelaskan, untuk mencapai herd immunity pihaknya mengajak kalangan akademisi dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

"Kami mengajak mahasiswa untuk sama-sama berpartisipasi dalam suksesnya vaksinasi massal, hal seperti ini terus kami lakukan agar semua masyarakat bisa mengikuti vaksinasi," jelasnya.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel