Warga India Bersihkan Tangki Ari Setelah Dipakai Minum Kasta Dalit

Merdeka.com - Merdeka.com - Beberapa warga desa di distrik Chamarajanagar, negara bagian Karnataka, India, menguras air minum dari dalam tangki yang disiapkan untuk umum dan membersihkannya dengan kencing sapi setelah seorang perempuan dari kasta Dalit minum dari tangki tersebut.

Menurut keterangan pejabat setempat, perempuan Dalit dari daerah luar itu datang ke desa Heggatora pada Sabtu lalu dan minum air dari tangki yang disiapkan untuk masyarakat dari kasta lebih tinggi. Lalu warga menguras air yang tersisa di dalam tangki dan membersihkannya dengan kencing sapi.

Segera setelah insiden itu viral di media sosial, pejabat departemen kesejahteraan dan petugas pajak bergegas ke TKP dan melakukan penyelidikan.

"Pada Jumat, ada pesta pernikahan komunitas Dalit di desa tersebut. Perempuan itu datang dari HD Kote untuk menghadiri pesta pernikahan. Dia minum air dari tangki umum dan segera masuk ke dalam bus. Tak lama kemudian, warga desa mencaci maki perempuan tersebut dan memutuskan membersihkan tangki itu," jelas seorang warga desa, dikutip dari Hindustan Times, Kamis (24/11).

Akuntan dan pegawai pendapatan daerah di desa itu melakukan inspeksi ke TKP dan membenarkan insiden tersebut. Pejabat tersebut lalu mengajukan laporan ke tehsildar atau pegawai pajak.

Pada Minggu, pegawai pajak IE Basavaraju dan pejabat departemen kesejahteraan mendatangi TKP dan melakukan rapat dengan warga desa. Pejabat tersebut mengatakan kepada warga desa, tangki itu milik umum dan siapapun bisa minum dari tangki tersebut. Pegawai pajak itu juga mengajak 20 pemuda Dalit ke tangki air minum umum di desa itu dan menyuruh mereka minum dari tangki tersebut.

"Petugas departemen kesejahteraan berusaha menemukan perempuan tersebut untuk meminta pernyataannya dan mengajukan laporan. Para tetua di komunitas Dalit telah mengajukan laporan di kantor polisi Chamarajanagara." jelas Basavaraju.

"Para saksi mata mengonfirmasi pembersihan (tangki) sudah dilakukan. Segera setelah kami menemukan perempuan tersebut, kami akan menyuruhnya melapor ke polisi dan tindakan tegas akan diambil terhadap yang bersalah," lanjutnya.

Menteri yang bertanggung jawab di distrik Chamarajanagara, V Somanna mengatakan tidak akan mentolerir diskriminasi semacam itu dan menginstruksikan petugas untuk mengambil tindakan tegas. [pan]