Warga Jabar Isolasi Mandiri Diberi Sembako, Obat dan Oksigen Medis

·Bacaan 1 menit

VIVA – Warga Jawa Barat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) Darurat dan yang menjalani isolasi mandiri karena terpapar COVID-19 mendapat bantuan dalam bentuk kebutuhan pokok dan obat terapi COVID-19 serta oksigen medis.

Bantuan yang difasilitasi oleh PDIP Jawa Barat itu disebar mulai hari ini, Jumat, 30 Juli 2021, ke posko-posko di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. PDIP juga menggencarkan vaksinasi massal bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, dan Polri dengan target penerima vaksin 27 ribu orang.

"Vaksinasi belum 100 persen. Kita dengar, bantuan pemerintah juga belum merata. Kita melihat [pandemi COVID-19] sudah jalan dua tahun, dampak sosial dan ekonomi ke masyarakat makin besar," kata Ketua PDIP Jawa Barat Ono Surono di Kota Bandung, Jumat, 30 Juli 2021.

Ono memastikan bantuan itu disalurkan oleh petugas kader dari rumah ke rumah door sesuai kebutuhan. Terutama untuk warga yang menjalani isolasi mandiri, Ono memastikan kebutuhan obat dan tabung oksigen untuk yang bergejala berat siap didistribusikan ke masing-masing rumah.

Sedangkan untuk kegiatan vaksinasi, Ono mengimbau warga mendatangi posko Gotong Royong di masing-masing kantor PDIP di kota/kabupaten setempat untuk pendaftaran.

Dia menjelaskan, kegiatan vaksinasi itu sejauh ini telah diselenggarakan di Kota Bandung dengan 1.000 dosis, di Cianjur dan Sumedang masing-masing 500 dosis.

Sementara ini, katanya, stok vaksin memang sangat terbatas. Namun, dia bertekad tetap menyelenggarakan kegiatan vaksinasi dengan target minimal seribu orang di tiap kota/kabupaten.

Ono menerangkan, bantuan sembako, obat-obatan dan oksigen medis itu dihimpun dari kas partai, iuran kader, sumbangan anggota legislatif tingkat kota, provinsi dan pusat serta para kepala daerah. "Mereka menyumbangkan dari sebagian gaji dan tunjangannya dalam satu bulan," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel