Warga Jakarta Pusat dilatih produksi "bir pletok"

Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Pusat menggelar pelatihan pembuatan kue dan "bir pletok melalui programJakPreneur tingkat Kecamatan Gambir, di RPTRA Kejora, Kelurahan Petojo Utara.

"Total peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 40 orang dari perwakilan kelurahan Kecamatan Gambir," kata Kasatpel PPKUKM Kecamatan Gambir Fairuz, di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Pemprov DKI kelola 33 lokasi guna tingkatkan agroeduwisata

Fairuz menjelaskan sebanyak 40 warga akan mengikuti pelatihan selama empat hari hingga Jumat mendatang.

Ia menambahkan pihaknya juga memberikan pendampingan kepada peserta usai mengikuti pelatihan untuk pembuatan kemasan produk, pengurusan perizinan serta pemasaran produk kepada konsumen.

"Kami berharap peserta pelatihan menjadi wirausaha mandiri yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan JakPreneur binaan," lanjutnya.

Selain itu, Camat Gambir, Andri Ferdian mendatangi kegiatan pelatihan yang diikuti oleh puluhan ibu rumah tangga selama empat hari ke depan.

"Kita selaku pemerintah memfasilitasi tidak sekadar mendidik namun menyediakan tempat dan membina usaha kecil menengah (UKM) untuk warga yang ingin menjadi wirausaha baru," ujar Andri.

Baca juga: Pemprov DKI perluas akses pasar digital bagi pelaku UMKM

Ia mengungkapkan, pelatihan pembuatan bir pletok dalam rangka program JakPrenuer yang digelar di RPTRA Kejora lebih bervariasi dengan adanya jenis minuman sirup jahe dan bubuk.

Peserta dilatih membuat bubuk minuman bir pletok sehingga pembeli bisa menakar sesuai selera.

"Ya harapannya warga DKI khususnya Kecamatan Gambir itu bisa menciptakan makanan-makanan yang berinovasi, dan bisa menciptakan industri-industri kecil sehingga nanti bisa berkembang menjadi industri yang menengah bahkan menjadi industri yang besar," bebernya.

Pelatihan yang digelar oleh Sudin PPKUKM Jakarta Pusat merupakan salah satu program JakPreneur untuk memberikan peluang usaha bagi ibu-ibu menambah pendapatan keluarga.

Baca juga: Pemkot Jakbar latih pelaku UMKM mendesain kemasan produk