Warga Karawang yang pergi kerja ke luar negeri meningkat selama 2022

Jumlah warga Kabupaten Karawang di Provinsi Jawa Barat yang pergi ke luar negeri untuk bekerja meningkat signifikan sepanjang tahun 2022.

"Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah warga Karawang yang berangkat menjadi TKI (tenaga kerja Indonesia) sangat signifikan peningkatannya pada tahun 2022," kata Kepala Bidang Penerimaan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang Endang Syafrudin saat dihubungi ANTARA di Karawang, Senin.

Menurut dia, sepanjang tahun 2022 warga Kabupaten Karawang yang berangkat ke luar negeri untuk bekerja sebanyak 2.376 orang, jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja yang ke luar negeri tahun 2021, yang hanya 364 orang.

Negara tujuan pekerja asal Karawang selama 2022 meliputi Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Jepang, Rumania, Brunei Darussalam, Polandia, dan negara-negara di Timur Tengah.

Endang mengatakan bahwa sepanjang tahun 2022 pekerja asal Karawang kebanyakan menjadikan Taiwan, Malaysia, dan Singapura sebagai tujuan.

Selama tahun 2022, menurut dia, ada 1.404 orang yang berangkat ke Taiwan, 340 orang yang pergi ke Malaysia, dan 336 orang yang menuju ke Singapura untuk bekerja.

Ia mengatakan bahwa selama tahun 2021 kebanyakan pekerja asal Karawang pergi ke Singapura dan Hong Kong untuk bekerja.

Jumlah pekerja Karawang yang berangkat ke Singapura dan Hong Kong untuk bekerja tercatat masing-masing 187 orang dan 139 orang selama 2021.

Endang mengemukakan, jumlah pekerja yang berangkat ke luar negeri sepanjang 2022 meningkat signifikan karena pembatasan-pembatasan yang sebelumnya diterapkan untuk mengendalikan penularan COVID-19 sudah dilonggarkan.

Dia memperkirakan tenaga kerja asal Karawang yang berangkat ke luar negeri meningkat lagi selama 2023, karena pembatasan untuk mengendalikan penularan COVID-19 sudah dicabut dan pemerintah berencana mengizinkan kembali pemberangkatan pekerja Indonesia ke Arab Saudi setelah menghentikan sementara penempatan pekerja non-formal di negara itu pada 2011.

"Tahun ini juga kemungkinan akan ada peningkatan jumlah keberangkatan TKI dari Karawang, karena informasinya pemberangkatan ke Arab Saudi akan dibuka lagi," kata Endang, menambahkan, Arab Saudi merupakan salah satu tujuan favorit tenaga kerja asal Karawang.

Endang mengatakan bahwa tenaga kerja asal Karawang bekerja di sektor formal maupun non-formal di luar negeri.

Baca juga:
Pemerintah berharap Korsel perluas peluang kerja bagi warga Indonesia
BP2MI usulkan pencabutan izin P3MI yang tempatkan PMI secara ilegal