Warga Kedung Cowek Surabaya Blokade Jalan Lingkar Luar Timur, Ada Apa?

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah warga memblokade atau penutuan Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT) di Kawasan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya, Jawa Timur dengan pipa beton, Kamis malam 26 Maret 2020. Hal ini karena resah jalan itu digunakan aksi balap liar di tengah wabah COVID-19.

Salah seoang warga setempat, Sudarsono menuturkan, selama ini warga yang berada di sekitar pembangunan JLLT di Surabaya resah karena akses jalan dengan panjang sekitar 2 kilometer (KM) ini digunakan untuk aksi balap liar.

“Sampai sekarang tidak ada pengawasan atau penjagaan. Jadi sering digunakan balap liar,” ujar dia.

Dia menuturkan, pengerjaan JLLT tersebut hampir rampung dengan kondisi jalan telah teraspal mulus. Meski demikian, lanjut dia, sepanjang akses jalan milik Pemkot Surabaya ini belum dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU). 

"Atas kondisi ini membuat warga memblokir akses tersebut dengan pipa beton," ujar dia.

Ia menyayangkan lemahnya pengawasan baik dari Pemkot Surabaya maupun kepolisian. Sebab, kata dia, imbauan untuk tetap berada di rumah menghadapi pandemi COVID-19 rupanya tidak dilaksanakan.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Respons Anggota DPRD

Proyek flyover jalan lingkar luar barat Surabaya. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Sudarsono menegaskan, jika upaya warga ini tidak diindahkan, persoalan tersebut akan dilaporkan kepada pihak-pihak terkait. "Ini bukannya berada di rumah malah kebut-kebutan, imbauan yang dilakukan juga percuma," kata dia.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Surabaya Abdul Ghoni Muhlas Niám menyatakan siap menindaklanjuti adanya laporan warga tersebut.

"Kami minta pemkot segera merespons keresahan warga tersebut," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta pihak Satpol PP dan Linmas Surabaya segera menertibkan aksi balapan liar di JLLT. Apalagi, lanjut dia, tidak sepantasnya situasi di tengah wabah COVID-19 masih ada balapan liar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini