Warga Kota Bandung memilih hari ini

MERDEKA.COM. Sebanyak 1,6 juta warga Bandung akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2013, Minggu (23/6) ini. Berdasarkan data KPU Kota Bandung ada sebanyak 830.221 laki-laki, dan 828.587 perempuan yang akan berpartisipasi dalam pesta demokrasi tersebut.

KPU Kota Bandung telah menyiapkan sekitar 4.118 TPS yang tersebar di 30 kecamatan yang ada di Kota Bandung. Ada 13 TPS yang juga disediakan untuk pemilih yang berada di Rumah Sakit dengan pola mobile.

Menurut Ketua KPU Kota Bandung Apipudin, pihaknya membuka TPS sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Bagi yang merasa memiliki hak pilih, KPU mengimbau agar semua datang untuk mencoblos ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerahnya masing-masing.

"Pemilih boleh datang diwaktu yang telah ditentukan, kalau ada yang melewati pukul 13.00 WIB, panitia tidak akan melayani," ucap Apipudin.

Dia mengingatkan bagi warga yang akan mencoblos untuk membawa kartu pemilih yang telah disebar sebelumnya. "Jangan lupa dibawa sebagai persyaratan untuk mencoblos," katanya.

Adapun warga yang tidak terdaftar dalam DPT bisa menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) kepada petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) pada saat pencoblosan.

Cara itu, kata dia, untuk mengakomodir warga yang ingin menggunakan hak pilih tapi tidak sempat terdaftar. Dia menginstruksikan kepada petugas PPK, PPS, dan KPPS untuk netral, jurdil, dan independen demi suksesnya penyelenggaraan Pilwalkot Bandung.

Dalam Pilwalkot Bandung ini, ada 8 pasang calon yang bertarung, berikut nama beserta nomor urut resmi pasangan calon :

1. Edi Siswadi-Erwan Setiawan,
2. Wahyudin Karandinata-Toni Apriliani,
3. Wawan Dewanta-Sayogo,
4. Ridwan Kamil-Oded M Danial,
5. Ayi Vivananda-Nani Suryani,
6. MQ Iswara- Asep Dedi Ruyadi,
7. Budi Setiawan-Rizal Firdaus,
8. Bambang Setiadi-Alex Tahsin Ibrahim.

Sudahkan anda menentukan pilihan? Perlu diingat, beberapa menit Anda di TPS akan menentukan pemimpin Kota Bandung dalam lima tahun ke depan.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.