Warga Luar Kota Tangerang Boleh Daftar Vaksinasi, Ini Caranya!

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kota Tangerang menggelar vaksinasi massal yang terpusat di Puspemkot Tangerang, Jalan Satria-Sudirman, Kota Tangerang.

Segala upaya dipersiapkan dalam mempermudah warga Kota Tangerang untuk memperoleh vaksinasi massal. Adapun upaya vaksinasi massal yang terus digencarkan lantaran kasus Covid-19 di Kota Tangerang masih mengalami peningkatan.

Sejak 23 Juni 2021, Pemkot Tangerang sudah memulai vaksinasi untuk warga Tangerang yang ingin melakukan vaksinasi dengan syarat memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Tangerang, serta berusia mulai dari 18 tahun ke atas hingga lansia.

Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga melibatkan RT atau RW setempat, maupun kelurahan setempat.

"Kami (Pemkot) maksimalkan vaksinasi massal di Puspemkot Tangerang ini sampai 1 Juli mendatang," ujar Arief R. Wismansyah, Wali Kota Tangerang.Cara pendaftarannyapun terbilang mudah, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja melalui pendaftaran secara online. Dengan mengklik website vaksinasi.tangerangkota.go.id. Kemudian klik daftar. Langkah kedua, lengkapi data seperti memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Lalu klik tombol proses. Jika data sudah ditemukan, pendaftar dapat melengkapi data diri lalu klik simpan.

Selanjutnya, pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi yang akan dikirim melalui aplikasi WhatsApp. Untuk melihat nomor registrasi dan mendownload undangan, pendaftar dapat membuka kembali vaksinasi.tangerang.go.id, lalu klik tombol “Lihat Data” dengan memasukan NIK dan klik tombol “Lihat Hasil.” Setelah tahapan proses dilakukan, pendaftar dapat melihat nomor registrasi dan mendownload undangan.

"Vaksinasi targetnya 15 ribu per hari, tapi coba kita maksimalkan sampai 20 ribu per hari," tambah Arief.

Vaksinasi massal di Kota Tangerang juga tak hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP Kota Tangerang saja. Mulai hari ini, Senin (28/6) warga luar Kota Tangerang yang bekerja dan berdomisili di Kota Tangerang juga bisa mendaftar vaksinasi.

Entu Amanah, salah seorang warga yang mengikuti vaksinasi hari ini mengaku, sudah mengantre dari pukul 08.00 WIB. Ia mengaku sangat antusias mengikuti vaksin lantaran dirinya berprofesi sebagai pekerja dan selalu bertemu banyak orang.

"Antusias ya karena saya pekerja terus ketemu orang asing banyak di sekitaran tempat kerja. Biar imunitasnya juga lebih kuat kalau terpapar covid-19," ujar Entu, di lokasi vaksin.

Ruang Isolasi Terus Ditambah

Vaksinasi Pemkot Tangerang.
Vaksinasi Pemkot Tangerang.

Upaya lain yang telah dilakukan Pemkot Tangerang untuk memerangi Covid-19, yakni dengan menambahkan fasilitas Ruang Isolasi Terkonsentrasi (RIT) di beberapa titik sebagai upaya antisipasi jika terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang.

Teranyar, Pemkot Tangerang menambah RIT Jurumudi Baru Kecamatan Benda sebagai lokasi tambahan RIT bagi masyarakat yang terkonfimasi positif Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

"Saat ini kami mulai menyiapkan Sarprasnya, mulai dari ruangannya, tempat tidur, sirkulasi udaranya dan yang lainnya agar bisa segera dioperasionalkan," ungkap Arief.

Arief menambahkan, saat ini rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Kota Tangerang sudah mulai penuh, maka RIT difungsikan agar masyarakat yang terpapar Covid-19 bisa tertangani dan mendapatkan perawatan dengan baik.

"Ruangannya yang kami siapkan 19 ruangan, mudah-mudahan bisa membantu pasien yang masih belum mendapatkan tempat isolasi. Saya harap masyarakat jangan lalai terhadap protokol kesehatan, jika tidak maka keselamatan orang-orang terdekat kita yang akan terancam karena kelalaian kita terhadap protokol kesehatan," tutupnya.

Selain itu, penambahan fasilitas berupa tempat tidur khusus pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan di Kota Tangerangpun terus dilakukan. Saat ini, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, terdapat 33 rumah sakit yang melayani pasien Covid-19.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel