Warga Mengeluh Jalan Alternatif Sempit Pasca Jembatan Ambruk

Laporan Wartawan Bangka Pos, Rusmiadi

TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG - Sejumlah pengendara mengeluh sempitnya ruas jalan alternatif yang menghubungkan Dusun Badau dengan Dusun Kepayang, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung Timur, pascaambruknya jembatan Air Raya II beberapa hari lalu.

Lebar jalan hanya dapat dilalui satu mobil maupun truk, bila berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan, roda kendaraan sebelah kiri harus keluar dari badan jalan. Tak hanya itu, di sepanjang ruas jalan ini tak terdapat rambu lalu lintas.

Ruas jalan ini dilalui kendaraan dari berbagai arah, seperti dari Kecamatan Gantung, Kecamatan Dendang, yang relatif lebih dekat menuju Tanjungpandan, bila dibandingkan harus melewati Kecamatan Kelapa Kampit. Begitu juga kendaraan dari arah Tanjungpandan, hendak menuju ke wilayah Kecamatan Gantung, Kecamatan Dendang.

"Kemarin dari Manggar ke Tanjung lewat jalan alternatif. Tapi balik dari Tanjung ke Manggar terpaksa lewat Kampit, jalan alternatif ini agak sempit. Kalau berpapasan dengan mobil dari depan, terpaksa harus berhenti, menepi ke pinggir jalan dulu," ungkap Sidi, pengendara bis yang setiap hari membawa penumpang dari Manggar-Tanjungpandan PP, kepada Bangka Pos (Tribunnews Network), Kamis (27/12/2012) pagi.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.