Warga penerima dua dosis vaksin COVID-19 capai 126,4 juta orang

·Bacaan 2 menit

Penerima vaksin dosis kedua di Indonesia kini telah mencapai jumlah 126.413.464 orang setelah dilakukan penyuntikan vaksinasi kedua untuk 739.951 orang pada hari ini, demikian data yang dihimpun Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

Terjadi juga penambahan 559.208 orang yang menjalani vaksinasi pertama menjadikan 183.060.035 penduduk berdasarkan data yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sementara penerima dosis ketiga kini menjadi 1.380.012 orang. Jumlah itu memperlihatkan penambahan 5.828 orang dibandingkan Rabu lalu (27/1).

Pemerintah menargetkan 208.265.720 penduduk Indonesia untuk mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19, demi mencapai kekebalan komunal (herd immunity) akan penyakit tersebut.

Baca juga: MKEK diminta turun tangan terkait suntikan vaksin kosong di Medan

Baca juga: Satgas: 125,6 juta warga sudah dapat dosis lengkap vaksin COVID-19

Indonesia pada hari ini melaporkan penambahan 8.077 kasus baru, yang disertai laporan 1.643 pasien pulih dan tujuh orang meninggal dunia.

Dari 8.077 kasus baru, 7.814 kasus COVID-19 merupakan transmisi lokal dan 263 pelaku perjalanan yang baru kembali dari luar negeri.

Kementerian Kesehatan juga melaporkan jumlah kasus meninggal pasien terkonfirmasi varian Omicron menjadi total tiga jiwa pada Kamis (27/1). Seluruh pasien berada dalam kelompok lanjut usia.

"Dari tiga yang meninggal ada satu yang belum menerima vaksin COVID-19," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan pernyataan kepada media secara virtual di Jakarta, Kamis.

Pasien Omicron yang meninggal adalah M (64) dengan gejala berat serta komorbid atau penyakit penyerta gagal jantung dan gagal ginjal akut di RS Sari Asih Ciputat pada 12 Januari 2022. Dia belum menerima vaksin COVID-19.

Sementara MS (54) meninggal di RSPI Sulianti Saroso Jakarta pada 22 Januari 2022. Dia merupakan pelaku perjalanan luar negeri asal Belanda yang sudah divaksin dua dosis, memiliki gejala berat serta komorbid obesitas dan hipertensi.

Pasien ketiga adalah KS (74) yang bukan seorang pelaku perjalanan luar negeri atau pekerja migran Indonesia dan telah menerima dosis ketiga vaksin. KS meninggal di RSJPD Harapan Kita Jakarta pada 20 Januari 2022 dengan komorbid jantung.*

Baca juga: BRIN: Pandemi jadi pembelajaran periset kembangkan vaksin

Baca juga: Kapan bisa dapat "booster" vaksin setelah positif COVID-19?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel