Warga senang ikut mudik gratis Pemprov DKI Jakarta

·Bacaan 1 menit

Warga mayoritas merasa senang dengan adanya program mudik gratis sepeda motor yang digelar Pemprov DKI Jakarta ke tujuh wilayah melalui Terminal Pulogadung, Jakarta Timur pada Selasa.

Salah satu peserta mudik, Ahmad Hidayat mengatakan sangat antusias mengikuti program tersebut karena dapat membawa kendaraan ke kampung halaman di Jombang, Jawa Timur.

"Alasannya mudik gratis karena gratis ngga banyak keluarin biaya jadi lebih irit. Motornya pengen ditaruh di sana. Pulang naik umum," kata Ahmad Hidayat di Jakarta, Selasa.

Ahmad menambahkan program mudik gratis itu juga dapat membuatnya menikmati perjalanan ke kampung halaman menggunakan bus bersama keluarga.

Peserta mudik gratis lainnya, Erna mengatakan, senang dapat membawa sepeda motornya ke kampung halaman di Kebumen, Jawa Tengah karena merupakan pengalaman pertama.

"Sepeda motornya dibawa kan biar enggak mudik pake motor, enggak berani. Ada program ini senang aja baru pertama ini nyoba," ujar Erna.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo melepas 22 truk yang mengangkut sebanyak 630 sepeda motor peserta mudik gratis ke tujuh wilayah di Jawa.

"Tujuh kota yaitu pertama adalah Semarang, Kebumen, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Jombang dan Malang," kata Syafrin Liputo.

Lebih lanjut, Syafrin mengatakan calon pemudik yang mendaftar dalam program mudik gratis itu cukup melampirkan bukti STNK dan KTP.

Syafrin menambahkan bahwa besok pemilik kendaraan sepeda motor itu juga akan diberangkatkan dalam program mudik gratis melalui Terminal Pulo Gebang menuju kota tujuan masing-masing.

"Kita harapkan untuk besok akan dilepas pergerakan arus mudik untuk orang di Terminal Pulo Gebang," ujar Syafrin.
Baca juga: Erick Thohir: Mudik gratis jadi solusi atasi kepadatan lalu lintas
Baca juga: Dishub DKI pastikan kelayakan sarana angkutan Lebaran
Baca juga: Mudik gratis, Pemprov DKI berangkatkan 630 sepeda motor

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel