Warga Sulut dirawat karena COVID-19 tinggal 113 orang

·Bacaan 1 menit

Warga Sulawesi Utara (Sulut) yang masih mendapatkan perawatan karena terkonfirmasi positif COVID-19 tinggal 113 orang.

"Proporsinya tinggal 0,2 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, dr Debie KR Kalalo, MScPH di Manado, Selasa.

Berbanding positif dengan penurunan kasus baru COVID-19, satgas mencatat jumlah penggunaan tempat tidur (Bed Occupancy Rate non-ICU saat ini mencapai 0,85 persen, sedangkan BOR-ICU sebesar 2,17 persen.

Data ketersediaan tempat tidur ini berasal dari 23 rumah sakit yang menjadi rujukan perawatan COVID-19.

Baca juga: 400 ribu lebih warga Sulut belum divaksinasi dosis kedua

Baca juga: Angka kesembuhan kasus COVID-19 di Sulut capai 97,5 persen

Dia berharap, meski COVID-19 mulai menurun warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan aktivitas.

Dokter Debie menambahkan akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa itu telah mencapai 51.320 orang.

Sementara angka kesembuhan mencapai adalah 97,5 persen atau sebanyak 50.039 orang.

Kasus meninggal tidak terjadi penambahan dalam beberapa hari belakangan ini, totalnya mencapai 1.168 orang dengan angka kematian (Case Fatality Rate) sebesar 2,3 persen.*

Baca juga: Forkopimda-BINDA-Diskes Sulut bantu percepatan vaksinasi COVID-19

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 dosis pertama anak-anak di Sulut capai 73,98 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel