Warga Sunter yang Tewas di Depan Rumah Positif COVID-19 Sejak 12 Juni

·Bacaan 2 menit

VIVA – Seorang dikabarkan tewas secara tiba-tiba dan ambruk ke jalan saat beberapa langkah keluar dari rumahnya di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin 21 Juni 2021.

Jenazah tersebut ternyata positif COVID-19. Warga tidak berani mengevakuasi dan terpaksa jenazah tergeletak di lokasi sekitar hampir satu jam.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Ghulam Nabhi mengaku mengetahui hal itu berdasarkan laporan. Hasil pemeriksaan petugas diketahui, seseorang yang tewas terpapar COVID-19 tersebut adalah seorang pria yang sudah tua. Ghulam tidak menyebutkan nama pria tua tersebut.

Seseorang yang tewas diketahui itu tinggal sendiri di rumahnya yang berada di kawasan padat tersebut. Kapolsek mengatakan berdasarkan pemeriksaan, pria yang tewas itu sudah terkonfirmasi positif COVID-19 sejak 12 Juni lalu.

"Dia tinggal sendiri di rumah," ujar Ghulam.

Ghulam menerangkan, jenazah pria itu kemudian dikuburkan oleh petugas di tempat pemakaman khusus pasien COVID-19 di Rorotan.

Ghulam mengatakan, usai pemakaman orang yang terpapar COVID-19 tersebut pihaknya langsung mendatang warga sekitar untuk menjalani swab test di Puskesmas.

"Hingga saat ini sudah ada 60 orang yang jalani swab test," ujar Ghulam.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Sunter Agung Jakarta Utara, ambruk dan tewas secara mendadak saat baru saja beberapa meter keluar dari rumahnya yang berlokasi di Jalan Melati, Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Senin 21 Juni 2021 siang.

Sempat akan dievakuasi warga sebelumnya untuk di bawa ke rumah sakit, namun akhirnya kembali di letakan di Jalan, lantaran diketahui seorang warga tersebut terpapar virus COVID-19.

Ketua RT 10, Kelurahan Sunter Agung Jakarta Utara, Supartini membenarkan adanya warga dari lingkungan RT-nya yang tewas mendadak tersebut.

Supartini mengatakan, riwayat warga yang tewas terkena COVID-19 memang sebelumnya diketahui mengidap penyakit jantung.

“Sebelumnya sudah kena penyakit jantung ya, tadinya dia rencana mau berobat, mau ke rumah sakit” ujar Supartini dikonfirmasi VIVA, Selasa 22 Juni 2021.

Berdasarkan keterangan warga lainnya yang melihat langsung tewasnya orang terpapar COVID-19 tersebut, korban yang baru saja beberapa meter keluar dati rumahnya dan berjalan di lorong gang, ambruk secara tiba-tiba.

Warga yang melihat kejadian tersebut sempat berusaha akan menolong namun akhirnya dibiarkan begitu saja oleh warga lantaran warga takut terpapar COVID-19.

“Begitu baru jalan beberapa meter dari rumahnya terus terjatuh, terus digotong sama warga, belum lama digotong, ada yang tahu dia positif, warga kemudian bubar,” ujarnya.

Supartini mengatakan, dirinya sendiri kemudian menghubungi pihak Puskemas Sunter Agung. Setengah jam kemudian Petugas Puskesmas tiba di lokasi dan memeriksa korban yang masih tergeletak di Jalan. Hasil tes swab yang dilakukan petugas puskesmas terhadap korban saat itu juga dinyatakan positif COVID-19.

“Jadi pada takut, tadinya kita tidak tahu dia positif, ada petugas puskesmas yang datang sempat mengecek juga, setelah di-swab, hasilnya positif,” ujarnya.

Sementara korban baru bisa dievakuai petugas pada Senin 21 Juni 2021 malam lantaran kurangnya armada ambulans dari Puskesmas.

Baca juga: Terpapar COVID-19, Warga Sunter Ambruk dan Tewas di Depan Rumah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel