Warga New York Antre Vaksin Cacar Monyet Setelah Kasus Melonjak

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga New York City, sebagian besar laki-laki berusia 20 sampai 40 tahun berbaris dalam antrean panjang untuk mendapatkan vaksin cacar monyet pada Minggu. New York City merupakan episentrum penyebaran cacar monyet di Amerika Serikat (AS).

Warga yang antre di pusat vaksinasi di Bushwick, Brooklyn mengatakan kepada AFP, dia merasa beruntung bisa masuk daftar antrean apalagi New York kekurangan vaksin cacar monyet.

New York City mencatat lonjakan infeksi cacar monyet pekan lalu. Pada Jumat, tercatat 461 kasus sejak wabah dimulai pada Mei lalu. Jumlah tersebut naik dari 223 kasus yang tercatat pada Senin, dikutip dari AFP, Senin (18/7).

Siapapun bisa tertular cacar monyet, yang menyebar melalui kontak fisik. Namun vaksin Jynneos saat ini hanya tersedia untuk pria karena sebagian kasus yang tercatat saat ini mengenai pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria.

Para kelompok LGBTQ yang jumlahnya cukup besar di New York khawatir komunitas mereka akan semakin distigmatisasi dengan munculnya wabah ini.

New York telah menyuntikkan dan menyiapkan 21.500 vaksin. Pemerintah New York juga berharap bisa mempercepat program vaksinasi dan menjanjikan 30.000 lebih vaksin untuk seluruh negara bagian. Namun karena jumlah vaksin masih kurang, pusat vaksinasi Bushwick ditutup pada Senin (18/7). Komisioner kesehatan New York City, Ashwin Vasan mengatakan kota itu perlu puluhan ribu lagi vaksin cacar monyet. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel