Warganet Kena Doxing Gara-Gara Kritik PSE, Ini Tanggapan Menkominfo

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengaku sama sekali tidak tahu warganet yang menolak pemblokiran dampak Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) mengalami doxing dan serangan anonim ke nomor pribadi. Johnny malah bilang, justru pihak Kominfo yang mendapat teror.

"Teror gimana? Saya baru tahu teror, kominfo diteror kali. Kominfo yang diteror," ujar Johnny di kantor KPU, Jakarta, Senin (1/8).

Johnny justru mengajak masyarakat untuk mendorong perusahaan yang belum mendaftar sebagai PSE untuk segera mendaftar. Agar aktivitas situs dan platform tersebut menjadi legal di Indonesia.

"Ya marilah kita bergandengan tangan ya, mendorong agar PSE yang belum terdaftar segera melaksanakan pendaftarannya. Kominfo akan membantu kelancaran pendaftarannya agar aktivitas PSE tersebut di Indonesia menjadi kegiatan yang legal," katanya.

Klaim Lindungi Masyarakat

Kebijakan PSE ini, klaim Johnny, untuk melindungi masyarakat. Agar apabila ada masalah, Kominfo bisa turun tangan.

"Sehingga hak-hak masyarakat di dalam kegiatan juga legal dan mendapat perlindungan baik oleh PSE Itu sendiri karena itu sesuai dengan hukum maupun bila nanti ada masalah Kementerian kominfo dapat membantu menyelesaikan kepentingan masyarakat itu sesuai hak-hak masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah warganet yang mengutarakan pendapat penolakan terhadap blokir yang dilakukan Kominfo mendapatkan serangan. Misalnya, protes pemblokiran Steam dan PayPal.

Serangan dari orang tidak dikenal yang diterima warganet masuk ke nomor pribadi. Salah satu isi ancaman pembunuhan. [tin]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel