Waria Bangkok Lolos Final Kontes Model Inggris

TEMPO.CO, London - Seorang waria Thailand, Angkookrat Warangnam, yang dikenal sebagai Toon, masuk final kontes Brighton's Next Hot Model, Inggris. Ia menyisihkan hampir 200 model lainnya untuk ke final yang berlangsung pada 25 Mei 2012.

Toon berhasil melewati kontes babak awal, dengan penampilan mata cokelat, rambut hitam panjang, dan sosok rampingnya.

Setelah mendapat lampu hijau dari semua anggota panel juri, bintang the Lady Boys of Bangkok berusia 26 tahun itu mengungkapkan bahwa dia terlahir sebagai pria.

"Sepanjang proses seleksi tidak terlintas dalam pikiran kami semenit pun bahwa ia seorang pria," ujar penyelenggara Scott Woolgar. "Ketika kami memutuskan siapa yang masuk final, dia masuk daftar setiap juri. Semua mengira dia seorang gadis cantik."

Menurut Woolgar, persaingan didasarkan pada penampilan dan kepribadian model. "Toon memiliki semua itu. Ini semata tentang keindahan, terlepas dari apakah Toon terlahir pria atau wanita."

Toon, kelahiran Bangkok, akan berhadapan dengan sebelas finalis lainnya di atas catwalk Jumat depan, 25 Mei 2012.

Jika dia dipilih oleh tim juri, di antaranya bintang Sophie Anderton, dia akan memenangi perjalanan ke Dubai dan berkesempatan membintangi pemotretan profesionalnya sendiri.

Toon sendiri saat ini masih tercatat sebagai "pria" pada paspornya, yang masih menampilkan nama kelahirannya. "Saya merasa senang bisa masuk final dan diakui sebagai seorang perempuan."

"Brighton's Next Hot Model mengatakan sedang mencari model pria dan wanita keren dan Toon adalah kontestan yang hebat."

TELEGRAPH | EZ

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.