Warna Langit di Chili Jadi Mencekam Akibat Kebakaran Hutan

Agus Rahmat, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVAKebakaran hutan besar tengah melanda negara Chili, di Amerika Selatan. Kebakaran yang diduga dilakukan secara sengaja itu sangat parah, hingga membuat langit berwarna merah dan memaksa warga untuk mengungsi.

Pihak berwenang setempat mengatakan, setidaknya sepuluh rumah di wilayah Valpraiso telah dilalap api yang menyapu kawasan hutan dekat Kota Quilpue. Tidak ada kematian maupun cedera yang dilaporkan atas insiden tersebut.

Jumat lalu, para pejabat memerintahkan untuk melakukan evakuasi kepada sekitar 25 ribu penduduk. Warga juga diminta untuk tidak kembali ke rumah mereka, sampai daerah tersebut benar-benar aman.

Baca juga: Geger 4.800 Kotak Es Krim Terkontaminasi COVID-19 di China

Dilansir dari Metro, menurut informasi pemerintah Chili, kebakaran telah menyulut sekitar 400 hektare hutan. Petugas pemadam kebakaran pun memusatkan upaya mereka pada empat titik fokus. Pihak berwenang yakin, kebakaran hutan itu terjadi karena disengaja.

Helikopter yang membawa berton-ton air juga telah dikerahkan, untuk memadamkan api dari atas. Bangunan yang hancur di antaranya empat rumah dan enam kabin di sebuah pusat rekreasi. Sementara dua gudang yang dekat dengan lokasi juga terdampak kebakaran.

Warga yang telah dievakusi untuk sementara ditempatkan di gedung-gedung sekolah, sementara zona aman telah disiapkan di stadion kota. Sementara itu warga yang tengah mengisolasi diri setelah melakukan kontak dengan pasien COVID-19, diinstruksikan untuk mengungsi ke sekolah lokal yang ditetapkan sebagai zona karantina.

Area ini pernah dilanda kebakaran hutan beberapa waktu lalu. Pada Januari 2017, kebakaran hutan terburuk membakar banyak daerah di Chili, menewaskan 11 orang di mana lima di antaranya adalah petugas pemadam kebakaran.