Warna Rambut yang Dicat Tidak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Tren warna wambut yang terus berkembang dengarn berbagai jenis teknik. Balayage, ombre, atau highlight menjadi bagian dari tren warna rambut yang sempat eksis. Namun pernahkah kau mengalami warna rambut yang diaplikasikan tidak sesuai ekspektasi?

Proses pewarnaan rambut sering kali membuat khawatir karena hasil warna rambut belum tentu sesuai ekspektasi. 57% konsumen khawatir rambut mereka patah karena proses pewarnaan rambut, serta sekitar 39% konsumen juga mengutarakan bahwa mereka menginginkan warna rambut yang tahan lama dan sesuai ekspektasi. Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi hasil akhir pewarnaan, mulai dari perbedaan warna di setiap rambut individu hingga kondisi serat rambut.

L'Oreal Professionnel melalui L’Oréal Research Department menemukan penyebab dari hasil warna rambut yang tidak sesuai ekspektasi setelah dicat. Hal ini karena tingginya kandungan metal di dalam rambut.

“Melalui kolaborasi riset dengan Universitas Ioannina , L’Oréal Research and Innovation berhasil mengidentifikasi bahwa tingginya kandungan metal dalam serat rambut menyebabkan kerusakan dan hasil pewarnaan balayage, dan/atau lightening yang tidak sesuai ekspektasi,”ungkap Leïla Hercouet, Senior Research Associate Disruptive Innovation Department, L’Oréal.

Penyebab warna rambut tidak sesuai ekspektasi

Apa yang menyebabkan warna rambut yang dicat tidak sesuai ekspektasi? (L'Oreal Professionnel)
Apa yang menyebabkan warna rambut yang dicat tidak sesuai ekspektasi? (L'Oreal Professionnel)

Kandungan metal pada rambut sangat bergantung pada tingkat porositas rambut dan juga kualitas air. Air terbersih pun, baik di dalam kamar mandidi rumah masyarakat atau di salon, masih dapat mengandung metal tinggi.

Hal ini karena aliran air mengikis logam pada pipa, sehingga partikel metal menumpuk di dalam serat rambut. Pada saat proses pewarnaan rambut, tinggi rendahnya kandungan metal sangat berpengaruh dalam mengoptimalkan hasil pewarnaan, balayage atau lightening.

Semakin tinggi kandungan metal di serat rambut, maka semakin tinggi pula peluang rambut patah dan hasil warna yang tidak sesuai ekspektasi. Lebih lanjut, kolaborasi riset ini juga berhasil menganalisa dan memetakan kandungan metal dalam rambut di dunia Secara spesifik di Indonesia, ditemukan bahwa sebanyak 67% masyarakat Indonesia memiliki kandungan metal tinggi dalam serat rambut.

Perawatan rambut yang tepat

Untuk membantu mengatasi permasalahan ini pada rambut diwarnai, L'Orel Professionnel menghadirkan rangkaian Metal Detox yang membantu melindungi rambut dari metal.

Terdiri dari empat produk, rangkaian perawatan rambut ini menjadi pre-treatment untuk netralisasi metal sebelum perawatan. Perawatan yang menjadi bagian dari perlindungan untuk mencegah partikel baru datang kembali.

Simak video berikut ini

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel