Warren Buffett sebut 'Sihir Amerika' bakal pacu pemulihan ekonomi AS

Washington (AFP) - Investor sekaligus miliarder Warren Buffet pada Sabtu mengatakan dia yakin perekonomian AS bakal bangkit lagi dari hantaman pandemi virus corona karena "sihir Amerika selalu menang."

Pria berusia 89 tahun itu menyampaikan prediksi optimistis mengenai perekonomian terbesar di dunia tersebut ketika perusahaan induknya Berkshire Hathaway mencatat kerugian bersih triwulan pertama yang hampir 50 miliar dolar AS.

Pada Sabtu Buffett juga mengumumkan bahwa perusahaannya bulan lalu telah menjual semua sahamnya di empat maskapai besar AS ketika pandemi ini menghancurkan industri perjalanan.

"Ternyata saya salah," kata dia tentang akuisisi 10 persen sahamnya pada American Airlines, Delta Air Lines, Southwest Airlines, dan United Airlines.

Berkshire Hathaway telah mengeluarkan 7 miliar sampai 8 miliar dolar AS, dan "kami tidak mengambil hal seperti itu," kata dia.

Antara pembelian yang berlangsung bulanan, dengan penjualan, "usaha penerbangan, saya kira berubah dalam cara yang sangat besar" dan tak bisa lagi memenuhi kriteria profitabilitas Berkshire, kata dia.

Pernyataan Buffett itu bisa kian merugikan maskapai-maskapai yang sudah terjengkang ke jurang oleh langkah-langkah lockdown virus corona yang kini mencari dana bantuan pemerintah AS sebesar 25 miliar dolar AS.

Berkshire Hathaway, yang berbasis di Omaha, Nebraska, menyebut kemunduran triwulan pertama itu sebagai "sementara" tetapi menyatakan tak bisa memprediksi dengan pasti kapan sebagian besar dunia usaha kembali normal atau kapan konsumen kembali ke kebiasaan mereka sebelumnya dalam berbelanja.

"Kita sebelumnya sudah pernah menghadapi masalah-masalah besar, kita belum menghadapi masalah sepersis ini, kenyataannya kita benar-benar belum menghadapi apa pun yang sangat menyerupai masalah ini," kata Buffett dalam pidato panjang tentang sejarah ekonomi negara itu.

"Tapi kita sudah pernah menghadapi masalah-masalah lebih berat lagi, dan keajaiban Amerika, sihir Amerika selalu menang dan itu akan terjadi lagi."

"Kita sekarang adalah negara yang lebih baik, dan juga negara yang sangat kaya, daripada pada 1789 ... Kita menghadapi jalan panjang untuk dilalui tetapi kita sudah bergerak ke arah yang benar," kata dia menunjuk penghapusan perbudakan dan hak pilih wanita.

"Jangan pernah bertaruh melawan Amerika."

Buffett dianggap salah satu investor paling cerdas di mana pun. Kekayaannya yang sebesar 72 miliar dolar AS adalah yang terbesar keempat di dunia, menurut Forbes, dan pada tahun-tahun normal, pertemuan tahunan perusahaan di Omaha itu adalah titik puncak dalam kalender bagi para investor atau "Woodstock-nya para kapitalis."

Namun dampak ekonomi yang menghancurkan dari pandemi telah menghantam keras berbagai investasi Berkshire Hathaway, dan kebutuhan untuk jaga jarak sosial telah memaksa perusahaan ini menggelar pertemuan tahunan secara online.

Buffett berbicara kepada para pemegang sahamnya dalam streaming langsung yang hanya diapit oleh Gregory Abel, yang bertanggung jawab atas operasi non-asuransi Berkshire.

Mitra bisnisnya selama enam dekade, Charlie Munger yang berusia 96 tahun, tidak muncul.

Buffett, dalam satu pernyataan, tidak mempermasalahkan keuntungan bersih perusahaannya yang sepertinya suram. Dia mengatakan parameter yang lebih baik dari kinerja perusahaan adalah pendapatan operasionalnya, yang mengecualikan investasi dan tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi tajam.

Dari parameter seperti itu, Berkshire Hathaway mengalami pertumbuhan 5,9 miliar dolar AS dibandingkan tahun sebelumnya 5,5 miliar dolar AS.

Penurunan besar-besaran keuntungan bersihnya -sampai rugi 49,75 miliar dolar AS dari laba tahun lalu sebesar 21,7 miliar dolar AS- terutama terjadi karena penurunan portofolio seluruh investasi akibat virusnya, yang merentang dari sektor energi sampai transportasi hingga asuransi dan teknologi.

Pertemuan tahunan ini acap memiliki suasana yang hampir seperti karnaval, ketika ribuan penggemar dan investor berduyun-duyun ke Nebraska guna mendengarkan "Oracle of Omaha" yang terkenal itu. Buffett, yang terkenal dengan gaya hidupnya yang relatif sederhana, berusia 90 tahun pada 30 Agustus.

Dalam dokumen yang disampaikan Sabtu, Berkshire mencatat bahwa hingga pertengahan Maret banyak perusahaannya menarik "pendapatan komparatif dan peningkatan pendapatan" selama periode sama 2019.

Banyak perusahaannya -termasuk transportasi kereta api, produksi energi dan sejumlah usaha manufaktur dan jasa- dianggap penting dan bisa terus bekerja di tengah-tengah perintah kurungan yang ekstensif.

Tetapi turnover mereka melambat pada April, kata perusahaan ini.

Pergerakan yang diambil oleh perusahaan-perusahaan itu seperti cuti karyawan, pemotongan gaji dan pengurangan, dan pengurangan belanja modal adalah "tindakan yang diperlukan" dan "sementara," kata dia.


bur-vog-acb/bfm