Wasit La Liga Dipersoalkan

Liputan6.com, Madrid : Berkumpulnya pemain kelas wahid di Liga Spanyol tidak saja membuat kompetisi di negeri semenanjung Siberia itu menjadi yang terbaik di dunia. Popularitas menjadikan La Liga sebagai kompetisi paling "panas" di Eropa.

Awalnya, ketegangan dipicu persaingan duo raksasa Barcelona-Real Madrid. Wasit yang memimpin laga paling akbar itu kerap berada dalam posisi dilematis. Tak jarang, siapapun pemenang laga bertajuk El Clasico itu, keputusan wasit selalu menjadi pembicaraan hingga jauh hari setelah pertandingan.

Teranyar, protes terhadap wasit keluar dari pemain Real Madrid, Angel Di Maria. Winger Los Merengues asal Argentina mempertanyakan sejumlah keputusan wasit saat timnya bermain imbang 0-0 melawan Osasuna di pekan ke-19 La Liga, akhir pekan lalu. Salah satunya adalah kartu merah yang dijatuhkan untuk Kaka.

Sebagai balasannya, organisasi wasit La Liga mempersoalkan pernyataan Di Maria. Para pengadil akan meminta Komite Disiplin untuk menganalisa pernyataan pesepakbola berusia 24 tahun itu.

Sebelumnya, bek Madrid, Sergio Ramos, dijatuhi hukuman larangan bermain lima laga. Ramos sebenarnya hanya diganjar kartu merah saat Madrid menjamu Celta Vigo di leg kedua perdelapan final Piala Raja versus, 9 Januari lalu. Namun, wasit menganggap protesnya berlebihan dan hukuman pun datang untuk Ramos.

Hingga paruh pertama La Liga 2012/2013 berjalan, wasit tercatat menggelontorkan 1137 kartu kuning dan 72 kartu merah. Sepanjang musim lalu, total ada 2306 kartu kuning dan 132 pengusiran yang terjadi di lapangan.

Perdebatan yang kini beredar di publik Spanyol adalah tentang kekebalan hakim permainan itu. Sejauh ini, protes atas keputusan wasit berbuah hukuman terhadap sang pemain. Meski demikian, ketegasan tampaknya akan menjadi "trademark" wasit Spanyol mengingat La Liga tak hanya soal sepakbola, tapi juga uang dan politik.(Marca)