Waskita berencana divestasi Tol Depok-Antasari pada 2022

·Bacaan 1 menit

PT Waskita Karya (Persero) Tbk berencana untuk melakukan divestasi Tol Depok-Antasari pada 2022 sebagai bagian dari proses restrukturisasi.

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan divestasi terhadap ruas Tol Depok-Antasari, Cimanggis-Cibitung, Bogor-Ciawi-Sukabumi, dan Pemalang-Batang.

"Target kami (divestasi) empat sampai lima ruas tol pada tahun depan," ujar Destiawan di Bekasi, Jawa Barat, Jumat.

Baca juga: Waskita tanam 40 ribu bibit mangrove di pesisir Tangerang

Ia mengatakan bahwa divestasi ruas-ruas tol tersebut merupakan bagian dari proses restrukturisasi Waskita Karya.

"Waskita secara keseluruhan sekarang dalam perbaikan financial dengan masa restrukturisasi, kami sudah laksanakan dan diharapkan nanti pada 2025 akan selesai. Dalam proses restrukturisasi tersebut, salah satunya adalah divestasi jalan-jalan tol," kata Destiawan.

Sebelumnya PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau Waskita menyiapkan sejumlah ruas tol lainnya yang akan dilakukan divestasi setelah BUMN konstruksi tersebut resmi melepas kepemilikan saham di ruas Tol Cibitung-Cilincing.

Baca juga: Waskita Realty peroleh penghargaan dalam bidang jasa layanan wisata

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan bahwa pihaknya akan merespons dari investor tentang ruas-ruas tol mana yang diminati.

Waskita sendiri, lanjutnya, tetap fokus pada sisa ruas ada yang mana diminati oleh investor.

Kemudian dengan Indonesia Investment Authority atau INA, Dirut Waskita itu juga menyampaikan bahwa INA masih melakukan kajian terhadap ruas-ruas tol Waskita yang diminati.

Selain bagian dari proses bisnis Waskita, divestasi tol juga merupakan bagian dari komitmen Waskita dalam rangka penyehatan keuangan Waskita serta menciptakan bisnis yang berkelanjutan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel