Waskita berencana lakukan "strategic partnership" lima tol hingga 2025

PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai BUMN karya berencana melakukan kemitraan strategis pada lima ruas jalan tol sampai dengan tahun 2025.

"Terkait kemitraan strategis ruas tol sampai dengan tahun 2025 jadi ada lima ruas, kalau boleh saya sebutkan yakni Tol Pemalang-Batang, Tol Depok-Antasari, Tol Pasuruan-Probolinggo hingga Bekasi – Cawang – Kampung Melayu," ujar Direktur Pengembangan Bisnis PT Waskita Karya (Persero) Tbk Septiawan Andri Purwanto dalam keterangan publik secara daring di Jakarta, Senin.

Adapun opsi ruas-ruas tol lainnya yang akan menjadi ruas tol kelima yang akan dilakukan kemitraan strategis, kata dia, yakni Tol Cimanggis-Cibitung atau Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi.

"Adapun strategi kita tentu saja karena di ruas-ruas tol tersebut pembangunannya masih belum seluruhnya selesai. Jadi kami memang fokus pada penyelesaian ruas tol tersebut dengan dukungan pemerintah pada tahun ini maupun tahun depan, dengan harapan ruas tol tersebut bisa kita selesaikan dan dilihat seberapa jauh lalu lintas harian rata-ratanya sesuai dengan perencanaan di awal, sehingga kita punya keyakinan jalan tol tersebut bisa kita lakukan kemitraan strategis," kata Septiawan.

Baca juga: Waskita rampungkan proyek-proyek infrastruktur pendukung KTT G20

Dalam kesempatan sama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya Wiwi Suprihatno mengatakan kemitraan strategis kelima ruas tol tersebut akan mendorong dekonsolidasi utang Waskita sekitar Rp23 triliun.

"Kalau dari proyeksi lima ruas tol ke depan itu kami proyeksikan akan terjadi dekonsolidasi utang di Waskita yang mencapai sekitar Rp23 triliun. Sejak tahun 2021 sampai dengan tahun ini Waskita telah berhasil melakukan dekonsolidasi kurang lebih Rp18 triliun," kata Wiwi.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir memuji upaya transformasi yang dilakukan Waskita Karya yang sudah tepat berada di jalurnya, sehingga mempercepat pengembalian investasi.

Baca juga: Erick Thohir puji transformasi Waskita yang sudah dijalurnya