Waskita-BIBU teken MoU proyek Bandara Internasional Bali Utara

·Bacaan 2 menit

PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT BIBU Panji Sakti dalam rangka rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara berikut fasilitas pendukung dan infrastruktur terkait di Jakarta.

"Dengan adanya kerja sama antara Waskita Karya dan BIBU Panji Sakti dalam membangun Bandara Internasional Bali Utara ini, saya berharap akan tercipta sinergi untuk membangun proyek infrastruktur baru yang dapat meningkatkan efektivitas penerbangan dan pariwisata di Bali serta bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," ujar Direktur Utama Waskita Destiawan Soewardjono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Destiawan, penandatanganan ini merupakan bentuk kepercayaan BIBU terhadap perseroan yang telah berpengalaman dalam menangani berbagai proyek pembangunan besar di dalam maupun luar negeri.

BIBU adalah penggagas utama proyek pembangunan Bandara Internasional Bali Utara yang lokasinya di pesisir pantai (offshore) Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Penandatanganan dilakukan Destiawan dengan Direktur Utama BIBU Panji Sakti Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo di Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Secara garis besar ruang lingkup kerja sama kedua korporat ini meliputi landas pacu (runway), landas hubung (taxiway), apron, terminal penumpang, gedung parkir, kargo, dan gedung administrasi.

Pekerjaan pendukung lainnya antara lain maintenance, repair and overhaul (MRO) dan juga pekerjaan infrastruktur akses berupa ruas jalan dan lainnya.

Destiawan juga berharap dengan adanya kerja sama antara Waskita Karya dan BIBU tidak hanya sampai disini, tapi juga bisa saling menjaga dalam jangka panjang.

"Saya harapkan ke depannya Waskita Karya dan BIBU Panji Sakti memiliki komitmen yang tinggi untuk saling menjaga kerja sama ini dengan baik dan dalam jangka panjang," ujarnya.

Sementara itu, Erwanto juga menyambut baik kolaborasi ini.

"Saya berharap nota kesepahaman yang kita tandatangani bisa mewujudkan mimpi dari rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Bali bagian utara. Saat ini, pembangunan di Bali lebih pesat di bagian selatan. Dan, kami punya tagline membangun Indonesia dari Bali utara. Semoga dengan dibangunnya Bandara Internasional Bali Utara ini kita bisa menyeimbangkan perekonomian antara selatan dan utara Pulau Bali," katanya.

Baca juga: Rokhmin: Kehadiran Bandara Bali Utara tingkatkan kesejahteraan nelayan
Baca juga: Pemkab Buleleng mulai susun rencana tata ruang kawasan bandara baru
Baca juga: Tim Kemenhub tinjau calon lahan Bandara Buleleng

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel