Waskita ingin terus kembangkan Waskita Realty

Ahmad Buchori
·Bacaan 1 menit

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. mengungkapkan proyek pengembangan bisnis baik eksisting dan potensial untuk lima tahun ke depan di antaranya mengembangkan Waskita Realty.

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono mengatakan bahwa Waskita sendiri untuk pengembangan bisnis tetap melakukan beberapa investasi selain menyelesaikan proyek-proyek yang berjalan, serta juga memiliki keinginan untuk terus mengembangkan khususnya di Waskita Realty.

"Kami memiliki areal yang cukup luas di kawasan Cilincing yang kami lakukan bersama mitra dan ini akan membantu guna memenuhi kebutuhan perumahan di kawasan Jakarta dan sekitarnya," kata Destiawan dalam seminar daring di Jakarta, Kamis.

Pembangunan yang dimaksud merupakan pengembangan kawasan seluas 600 hektare yang akan diperuntukkan sebagai hunian dan commercial center dengan nilai proyek kurang lebih Rp23 triliun.

"Ini akan kami terus selesaikan dengan target pengembangannya sampai dengan 20-25 tahun. Kalau ini terjadi maka menjadi bagian dari kontinuitas revenue Waskita dan juga recurring income," katanya.

Waskita Karya juga dalam pengembangan bisnis untuk lima tahun ke depan melirik sektor infrastruktur konektivitas dan pipanisasi di Pulau Jawa, dengan potensi proyek sekitar Rp49 triliun.

"Selain itu ada beberapa proyek-proyek yang kami sasar yakni proyek migas berkaitan dengan pipanisasi dalam bidang instalasi dan konstruksinya," kata Destiawan.

Selain itu Waskita Karya juga melirik proyek terkait infrastruktur konektivitas dan EPC (engineering, procurement, construction) di Kalimantan Timur serta Sulawesi dengan potensi proyek sekitar Rp20 triliun.

"Kemudian proyek EPC yang sudah kami rintis dan akan terus dilanjutkan," katanya.

Baca juga: Waskita Karya optimistis divestasi ruas-ruas tolnya dapat terlaksana

Baca juga: Waskita berharap Tol Cimanggis-Cibitung dibuka seluruhnya tahun ini

Baca juga: Lakukan transformasi bisnis, Waskita optimistis kinerja 2021 membaik

Baca juga: Waskita lepas 20 persen saham Tol Semarang-Batang, raup Rp1,5 triliun