Waspada 3 Varian Baru COVID-19, Kemenkes Percepat Vaksinasi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kementerian Kesehatan (kemenkes) RI resmi melaporkan tiga varian baru COVID-19 yang telah masuk ke Tanah Air per tanggal 1 Mei 2021. Penularan yang kian agresif dari mutasi varian baru COVID-19 itu berisiko menimbulkan peningkatan kasus yang kian meluas.

Dikutip dari cuitan di akun twitter @KemenkesRI, tercatat bahwa pertanggal 1 Mei 2021, pihaknya bersama @litbangkemenkes telah melakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) sebanyak 1.228 spesimen di seluruh Indonesia. Seperti yg kita tahu, sejak awal ditemukan hingga saat ini, varian COVID-19 terus mengalami perubahan.

Sejak saat itu pula, Indonesia agresif melakukan pemeriksaan WGS yang mana dengan cara ini akan diketahui lebih cepat karakteristik virus COVID-19. Hasilnya, terdapat tiga varian baru yang ditemukan, di mana mutasi asal Inggris termasuk sebagai Varian of Concern (VOC) lantaran lebih mudah menular.

"Hasil pemeriksaan WGS didapati bahwa 3 varian baru COVID-19 telah masuk ke Indonesia yakni varian B.1.1.7 dari Inggris, B.1.351 dari Afrika Selatan, serta varian mutasi ganda B.1.617 dari India," kata Kemenkes RI, Sabtu 9 Mei 2021 pekan lalu.

Belajar dari kenaikan kasus yang masif di beberapa negara lain, mari tetap disiplin terapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan sabun dan menjaga kesehatan. Juga segera lakukan vaksinasi COVID-19 di sentra vaksinasi atau faskes terdekat di domisili.

Hal ini sejalan dengan adanya sentra vaksinasi di mal-mal yang berada di bawah naungan PT Lippo Malls Indonesia (LMI), salah satu unit usaha LPKR. LMI menyediakan 27 malnya yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai sentra vaksinasi dengan bantuan tenaga medis Siloam Hospitals Group.

"LPKR merupakan salah satu pihak swasta yang berperan aktif menyediakan sentra vaksinasi. Hal ini dilakukan LPKR sejak awal Pemerintah membuka kesempatan keterlibatan pihak swasta mendukung program percepatan vaksinasi," CEO LPKR John Riady, dikutip dari keterangan persnya.

Sampai akhir April 2021, lebih dari 140.000 individu (lansia, tenaga pendidik, masyarakat umum, pekerja ritel, tokoh agama, Aparatur Sipil Negara) telah melakukan vaksinasi yang bertempat di mal-mal LMI. Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kesadaran pihak swasta dalam membantu Pemerintah pelaksanaan vaksinasi akan sangat membantu mempercepat proses vaksinasi.

“Mengingat mal memiliki akses yang mudah, lahan parkir tersedia, hingga lokasi menunggu yang nyaman, saya rasa itu sangat baik dengan apa yang telah dilakukan dalam membantu Pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi ini,” ujar Siti Nadia.

Untuk itu, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan akan terus bekerja sama dengan menjangkau sasaran kepada masyarakat umum.

“Kami pun berharap sentra-sentra vaksinasi ini tidak hanya akan dilaksanakan di Jakarta saja. Karena kita akan lakukan terus sampai dengan sasaran masyarakat umum,” kata Siti Nadia.