Waspada, 9 Provinsi Alami Kenaikan Kasus COVID-19

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Data Satgas Penanganan COVID-19 menunjukkan 9 provinsi mengalami tren kenaikan kasus COVID-19. Jika dilihat persentase kenaikan kasus yang dihitung sampai 31 Oktober 2021, dapat dikatakan jumlah kasus COVID-19 masih rendah.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, 9 provinsi yang mengalami kecenderungan peningkatan rata-rata jumlah kasus positif COVID-19 terlihat pada 7 hari terakhir dibandingkan dengan 7 hari sebelumnya atau sering disebut sebagai 7 days moving average.

"Sembilan provinsi tersebut, antara lain Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua," papar Wiku di Media Center COVID-19, Graha BNPB, Jakarta pada Kamis, 4 November 2021.

"Kesembilan provinsi ini masih dapat dikatakan terkendali karena kecenderungan peningkatan rata-rata jumlah kasus positif yang terlihat masih rendah."

Walau peningkatan kasus COVID-19 di 9 provinsi rendah, Wiku mengingatkan, pergerakan tersebut harus terus dipantau untuk dilakukan mitigasi terhadap potensi kenaikan kasus COVID-19 pada masa libur panjang.

"Kita perlu memantau secara rutin perkembangan COVID-19 di Indonesia dan mengidentifikasi jika mulai muncul tren kenaikan kasus di tengah kondisi COVID-19 di Indonesia yang terkendali, meski aktivitas sosial ekonomi sudah berjalan seperti sebelum lonjakan kedua," pesannya.

"Penting untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian dan antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan kasus."

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Kasus Aktif Terbanyak, Cakupan Vaksinasi Rendah

Petugas berpakaian APD lengkap melayani pasien yang secara mandiri melakukan swab test drive thru di halaman parkir rumah sakit di Jakarta, Rabu (12/5/2020). Swab test drive thru dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran virus corona COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Petugas berpakaian APD lengkap melayani pasien yang secara mandiri melakukan swab test drive thru di halaman parkir rumah sakit di Jakarta, Rabu (12/5/2020). Swab test drive thru dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran virus corona COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Wiku Adisasmito menyebut, dari 9 provinsi dengan penambahan kasus positif COVID-19 mingguan terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Barat dengan 741 kasus baru, jumlah kasus aktif terbanyak di Provinsi Jawa Barat yaitu 1.424 kasus.

Persentase kesembuhan paling rendah dibandingkan yang lainnya adalah di provinsi Lampung, yaitu 90,63 persen, penambahan kematian tertinggi di Provinsi Jawa Timur dengan 39 kasus, Bed Occupancy of Ratio (BOR) yang paling tinggi dibandingkan lainnya di Provinsi Papua, yaitu 11,41 persen.

Selanjutnya, cakupan vaksinasi dosis lengkap yang paling rendah di Provinsi Maluku Utara, yaitu 17,5 persen. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan paling banyak dari Provinsi Jawa Barat, yaitu 8 kabupaten/kota naik dari total 38 kabupaten/kota.

"Selain itu, penting untuk mengacu pada angka nasional sebagai target penanganan COVID-19 di daerah. Jika dibandingkan dengan angka nasional, maka dari 9 provinsi, saat ini kasus aktif nasional sebesar 0,29 persen," kata Wiku.

"Provinsi dengan kasus aktif yang lebih tinggi dari angka tersebut adalah Lampung, yaitu 1,68 persen, Sulawesi Utara 1,27 persen, Sulawesi Tenggara 0,35 persen, Maluku Utara 0,47 persen, dan Papua 5,03 persen."

Kesembuhan Rendah, BOR Tempat Tidur COVID-19 Tinggi

Presiden Joko Widodo meninjau ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. (Kompas/Heru Sri Kumoro/Pool)
Presiden Joko Widodo meninjau ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. (Kompas/Heru Sri Kumoro/Pool)

Data 7 days moving average Satgas COVID-19 juga mencatat, kesembuhan nasional berada pada angka 96,33 persen. Provinsi dengan persentase kesembuhan yang masih di bawah angka nasional adalah Lampung, yaitu 90,63 persen, Jawa Timur 92,44 persen, Sulawesi Utara 95,73 persen, dan Papua 93,35 persen.

Persentase kematian nasional saat ini, sebesar 3,38 persen. Provinsi dengan persentase kematian yang lebih tinggi dari angka nasional adalah Lampung dengan 7,69 persen, Jawa Timur 7,44 persen, dan Bali 3,54 persen.

Sementara itu, BOR atau angka keterisian tempat tidur COVID-19 nasional sebesar 3,62 persen. Provinsi dengan BOR yang lebih tinggi dari nasional adalah Bali dengan 5,41 persen, Sulawesi Utara 5,9 persen, Maluku Utara 6,77 persen, dan 11,41 persen.

"Terakhir, capaian vaksinasi dosis lengkap nasional adalah 35,51 persen. Provinsi dengan capaian vaksinasi dosis lengkap yang masih di bawah angka nasional ini adalah Lampung 20,76 persen, Sulawesi Utara 28,81 persen, Sulawesi Tenggara 20,31 persen, Maluku Utara 17,5 persen, dan Papua 17,56 persen," ujar Wiku Adisasmito.

"Untuk itu, saya mohon kepada seluruh Gubernur serta Wali Kota dan Bupati, terutama dari provinsi yang saya sebutkan di atas, untuk tidak lengah di tengah kondisi yang terkendali ini. Membaca data dan memahami situasi wilayahnya masing-masing penting untuk terus dilakukan secara konsisten."

Infografis Terdeteksi! Mobilitas Tinggi di 4 Provinsi

Infografis Terdeteksi! Mobilitas Tinggi di 4 Provinsi (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Terdeteksi! Mobilitas Tinggi di 4 Provinsi (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel