Waspada, Aksi Pencurian Modus Jadi Petugas Satgas COVID-19

Bayu Nugraha, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Aksi pencurian dengan menyamar sebagai tim Satgas COVID-19 terjadi di Kota Malang. Rumah di jalan Ranugrati, RT 03 RW 06, Sawojajar, Kota Malang menjadi sasaran kejahatan satgas gadungan ini. Pelaku menggondol 7 perhiasan dan satu emas batangan dengan berat 5 gram.

Ketua RW 06, Catur Edy Widodo mengatakan, pelaku melakukan aksinya seorang diri di rumah mendiang Harsono. Korban adalah ketua RT 03, dia dinyatakan positif COVID-19 pada awal Februari lalu. Korban meninggal dunia pada 9 Februari masuk kategori pasien positif COVID-19.

"Korban selama sakit di rawat di Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang. Nah, pelaku ini mengakunya satgas dari Lavalette. Datang 3 kali pertama pukul 13.00 WIB memperkenalkan diri. Lalu, kembali 45 menit kemudian pakai hazmat dan menyemprot desinfektan dengan semprotan burung," kata Catur, Kamis, 18 Februari 2021.

Kejadian terjadi pada Selasa, 16 Februari 2021. Keluarga awalnya tidak menduga bahwa pelaku merupakan Satgas COVID-19 gadungan. Dia datang dengan memakai baju hazmat atau alat pelindung diri (APD). Tetapi alat semprot desinfektan yang digunakan memakai semprotan burung.

Setelah selesai melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan. Pelaku mengaku akan melakukan sterilisasi sebanyak dua kali. Pada pukul 16.30 WIB dia datang kembali ke rumah korban. Saat itu, keluarga korban mulai curiga dengan gelagat pelaku. Dia terburu-buru melakukan sterilisasi tanpa pakai APD. Keluarga korban juga mendengarkan suara pelaku membuka laci tempat penyimpanan perhiasan tetapi tidak menduga jika pelaku adalah pencuri.

"Di rumah korban ada tiga anggota keluarga semuanya cewek. Istri almarhum (Harsono), putrinya dan saudaranya. Pertama ya seperti Satgas beneran, kedua terlihat mencurigakan, memasuki kamar tidur dan terdengar suara membuka lemari dan laci. Tetapi keluarga korban tidak menduga kalau pelaku itu pencuri," ujar Catur.

Catur mengungkapkan, hilangnya 7 perhiasan dan emas batangan 5 gram baru diketahui keesokan harinya. Saat putri korban akan menaruh kalung emasnya. Setelah mengetahui barang berharga raib digondol maling. Keluarga lapor ke dirinya selaku Ketua RW setempat. Mereka langsung melakukan konfirmasi ke RS Lavalette. Pihak RS memastikan tidak mengirim anggota Satgas untuk melakukan sterilisasi di rumah mendiang Harsono.

"Jadi ini modus baru dengan menyamar jadi Satgas COVID-19. Dia datang dengan APD dan menyemprot desinfektan. Lalu kami mengonfirmasi ke RS Lavalette, mereka menyatakan tidak mengirim Satgas dan langsung lapor ke polisi, kemarin olah TKP," tutur Catur.

Baca juga: Awal Mula Terbongkarnya Kompol Yuni Konsumsi Sabu