Waspada, Hal-hal Sepele Ini Bisa Picu Penyakit Eksim

·Bacaan 2 menit

VIVA – Jaringan kulit bayi cenderung masih tipis dan sensitif sehingga rentan terkena berbagai permasalahan kulit. Salah satu permasalahan yang sering timbul adalah eksim atau dermatitis atopik. Biasanya area kulit akan meradang, gatal, timbul kemerahan, bahkan bisa sampai lebih parah lagi.

Eksim merupakan timbulnya ruam kulit dengan gejala rasa gatal yang terus-menerus. Timbulnya ruam merah pada bayi ini akan memberikan rasa tidak nyaman hingga bayi menjadi rewel karena rasa gatal yang tak tertahankan.

Pada umumnya, bakat alergi dapat menjadi penyebab timbulnya eksim. Orangtua yang memiliki alergi juga dapat meningkatkan risiko alergi pada anak.

Selain itu, makanan tertentu seperti kacang-kacangan dan susu, juga dapat memicu eksim. Sementara dari lingkungan, pemicunya antara lain asap, serbuk sari, sabun dan wewangian.

Gejala
Dilansir Medical News Today, gejala eksim dapat bervariasi tergantung pada usia dan tingkat keparahan kondisinya, serta dapat bervariasi pada setiap individu. Penderitanya akan mengalami periode waktu ketika gejalanya memburuk, diikuti dengan periode waktu ketika gejalanya membaik atau hilang.

Pada bayi di bawah usia 2 tahun, beberapa gejala yang umum terjadi antara lain, ruam di kulit kepala dan pipi, ruam yang menggelembung sebelum mengeluarkan cairan, dan ruam yang dapat menyebabkan rasa gatal yang luar biasa, yang dapat mengganggu tidur.

Sedangkan pada usia di atas 2 tahun, gejala dermatitis atopik yang umum dirasakan, antara lain ruam di balik lipatan siku atau lutut, ruam di leher, pergelangan tangan, kaki, dan lipatan antara bokong dan kaki, ruam bergelombang, ruam yang bisa menjadi lebih terang atau lebih gelap, serta penebalan kulit atau dikenal sebagai likenifikasi, yang dapat berkembang menjadi gatal permanen.

Namun, kebanyakan penderitanya akan merasakan gejala-gejala tersebut sebelum usia 5 tahun. Diperkirakan, 60 persen anak-anak tidak lagi menunjukkan gejala pada masa remaja.

Perawatan
Hingga saat ini masih belum ada obat untuk eksim. Perawatan untuk kondisi ini hanya bertujuan untuk menyembuhkan kulit yang terkena dan mencegah gejalanya kambuh.

Dokter biasanya akan memberikan perawatan berdasarkan usia, gejala dan kondisi kesehatannya saat ini. Bagi sebagian orang, eksim akan sembuh sendiri seiring berjalannya waktu. Namun ada juga yang menderita eksim seumur hidup.

Nah, untuk meringankan gejalanya ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan di rumah, di antaranya mandi air hangat dan mengoleskan pelembap 3 menit setelah mandi untuk mengunci kelembapan. Pilih produk perawatan kulit berbahan organik, seperti Buds Organics, yang bebas pestisida dan parfum sintetis.

"Bersertifikasi organik dari salah satu lembaga sertifikasi terbesar dan tertua di Perancis, rangkaian skincare ini memberikan alternatif perawatan kulit dari tingkat ringan sampai berat, tanpa bantuan obat-obatan dan bahan kimia berbahaya lainnya," ujar Steven, Chief Marketing Office Buds Organics.

Selain itu perawatan lain yang bisa dilakukan di rumah adalah, memakai pakaian dengan bahan katun atau kain lembut, hindari pakaian dengan serat kasar, gatal dan pakaian ketat, gunakan pelembap saat cuaca kering atau dingin, hindari aktivitas yang cepat bikin berkeringat, dan menjaga kuku tetap pendek untuk mencegah goresan di kulit.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel