Waspada Hoaks Transfer ke Rekening Pribadi Catut Nama Bank Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat mewaspadai penipuan yang mencatut lembaganya. Terlebih belakangan ini marak diperbincangkan di media sosial informasi palsu yang menjelaskan bahwa Bank Indonesia (BI) melakukan transfer dana ke rekening penggunanya.

Dalam hoaks yang beredar masyarakat diminta untuk mentransfer sejumlah dana tertentu agar bisa mencairkan dana yang diberikan BI sebesar Rp 189 juta.

Menanggapi hal tersebut, Bank Indonesia melalui akun Instagram resminya, @bank_Indonesia mengungkap bahwa informasi tersebut merupakan hoaks.

"Bank Indonesia memastikan informasi yang ada pada visual merupakan hoaks," tulis akun Instagram @bank_Indonesia.

"Untuk itu, #SobatRupiah harus berhati-hati dan memastikan setiap informasi mengenai Bank Indonesia berasal dari sumber yang resmi," tulis pernyataan Bank Indonesia lagi.

Bank Indonesia berharap masyarakat tidak gampang tergiur terkait informasi yang mengatasnamakan pihaknya. Masyarakat juga dapat melakukan verifikasi langsung dengan menghubungi telepon di nomor 131 dan media sosial resmi Bank Indonesia.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel