Waspada Jajan Sembarangan, Ini Ciri Makanan Mengandung Boraks

Rochimawati, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVA –Ragam makanan dan minuman ringan yang dijajakan di pinggir jalan, kerap mencuri perhatian. Harganya yang murah dan rasa gurih serta manis, membuat lidah ketagihan. Tapi, bahaya boraks bisa mengintai.

Dituturkan pakar kesehatan masyarakat, dr Eklendro Senduk, D.AAAM, M.Kes, membeli makanan alias jajan, tak boleh asal dan harus mewaspadai adanya boraks. Sebab, bahaya boraks tak main-main, dapat membahayakan organ tubuh.

"Salah satunya boraks, digunakan untuk bahan pengawet. Tidak disarankan buat makanan, bisa merusak hati dan ginjal," jelas Eklendro dalam acara Hidup Sehat, TvOne, baru-baru ini.

Menurutnya, jajanan yang mengandung boraks dapat dilihat dengan cara sederhana. Pertama, diperhatikan secara visual dari warna yang mencolok dibanding makanan biasa.

"Misalnya malahnya lebih kenyal, lebih garing, itu kita perlu waspada. Warnanya lebih tajam dari warna biasanya, itu kita waspada. Baunya lebih menyengat dari biasanya," tuturnya lagi.

Lebih lanjut, makanan yang mengandung boraks akan tetap awet meski tak disimpan di lemari pendingin. Berbeda dengan makanan alami yang akan berubah saat disimpan lama di luar lemari pendingin. Untuk memeriksa lebih detail, dokter Eklendro membeberkan caranya.

"Makanan dicampur air mendidik 5 ml, diaduk, terus tetesin obat (reagen). Terus, ambil ke kertas kuning langsung masukin, nanti kalau kertasnya berubah berarti mengandung boraks," katanya lagi.