Waspada Jika Anda Tidak Cukup Buang Air Kecil dalam Sehari, Ini Sebabnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Setiap hari, seseorang yang normal akan buang air besar dua hingga tiga kali. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya berapa kali buang air kecil dalam sehari yang normal sebenarnya?

Faktanya, para ilmuwan menemukan bahwa beberapa orang mungkin tidak buang air kecil sama sekali dalam sehari, sementara yang lain sering buang air kecil. Mengapa itu bisa terjadi? Berapa kali buang air kecil dalam sehari hingga bisa dibilang normal?

Melansir dari Bestlifeonline, ini dia pembahasannya.

Berapa kali sebaiknya buang air kecil dalam sehari?

Ilustrasi Gejala Kencing Batu (sumber: pixabay)
Ilustrasi Gejala Kencing Batu (sumber: pixabay)

Menurut para ahli, seseorang yang normal dan sehat biasanya akan buang air kecil sekitar enam atau tujuh kali sehari. Namun, ini bervariasi tergantung usia, kondisi medis, dan faktor lainnya.

Anda patut waspada bila buang air kecil terlalu sering. Ini bisa menjadi tanda kelebihan cairan tubuh, diabetes, atau infeksi saluran kemih.

Apa yang menentukan seberapa sering Anda sebaiknya buang air kecil?

Nggak sadar, cowok ini tidur di urinoir alias tempat kencing! Hahahaha.
Nggak sadar, cowok ini tidur di urinoir alias tempat kencing! Hahahaha.

Penelitian baru ini berasal dari National Institute of Health (NIH), yang mendanai penelitian yang melibatkan tikus dan pasien manusia, kemudian menerbitkan hasilnya di jurnal Nature pada 19 Oktober.

Para peneliti mengidentifikasi gen yang disebut PIEZO2 bertanggung jawab terhadap "dorongan" familiar untuk buang air. Ini berkaitan pula dengan kondisi saat kandung kemih penuh.

Bagaimana gen itu bekerja?

Ilustrasi toilet. Sumber foto: unsplash.com/Giorgio Trovato.
Ilustrasi toilet. Sumber foto: unsplash.com/Giorgio Trovato.

PIEZO2 tampaknya bekerja dengan setidaknya dua jenis sel dalam tubuh untuk merasakan kapan kandung kemih perlu dikosongkan. Gen tersebut berisi instruksi untuk memproduksi protein yang diaktifkan sebagai respons terhadap sel-sel tertentu dalam tubuh yang diregangkan atau diperas, misalnya saat kandung kemih terisi.

Namun, para peneliti menemukan bawa orang-orang tertentu terlahir dengan kekurangan genetik pada gen ini. Ini berarti mereka kesulitan merasakan saat kandung kemih mereka terisi dan oleh karena itu, keinginan untuk buang air pun berkurang.

Tanda-tanda Anda kurang buang air kecil

Ilustrasi toilet dan kamar mandi (Photo: Steven Ungermann/ Unsplash).
Ilustrasi toilet dan kamar mandi (Photo: Steven Ungermann/ Unsplash).

Para peneliti memeriksa rekam medis, melakukan pemindaian ultrasound, memberikan kuesioner, dan melakukan wawancara terperinci dengan 12 pasien berusia antara 5-43 tahun yang lahir dengan mutasi yang melumpuhkan gen PIEZO2 mereka. Hampir semua pasien mengatakan mereka bisa menjalani hari tanpa merasa perlu buang air kecil.

Selain itu, 25 persen hanya buang air kecil sekali atau dua kali sehari, dan lebih dari 40 persen mengatakan bahwa ketika mereka akhirnya merasa ingin buang air kecil, itu muncul secara tiba-tiba. Hampir 60 persen pasien mengatakan mereka mengalami kesulitan buang air kecil, kadang-kadang sampai perlu menekan perut bagian bawah untuk buang air kecil.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: