Waspada, Kasus Demam Berdarah di Daerah Ini Meningkat Pesat

Daurina Lestari, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Masyarakat harus tetap waspada juga terhadap penyakit demam berdarah (DBD) di tengah pandemi virus COVID-19. Karena, jumlah pasien demam berdarah meningkat pesat dari awal 2020 sampai sekarang di Karawang.

Jumlah pasien demam berdarah meningkat kurang lebih 800 orang yang menjalani perawatan selama enam bulan terakhir ini di rumah sakit daerah Karawang, Jawa Barat. Sejak Januari 2020, kasus demam berdarah di Karawang terus meningkat jumlahnya.

Misalnya, berdasarkan data Rumah Sakit Bayukarta Karawang yang mencatat jumlah pasien dari Februari hingga pertengahan Juli 2020 mencapai 128 pasien demam berdarah yang dirawat di rumah sakit tersebut. Rata-rata pasien merupakan orang dewasa dan anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Nanik Jidjana, mengakui kasus demam berdarah di Karawang terus meningkat dari Januari hingga Juli 2020. Menurut dia, data yang tercatat totalnya 842 pasien dari Januari hingga Juli 2020.

"Paling tinggi itu bulan Juni sampai 257 pasien. Sedangkan, yang meninggal waktu itu cuma 8 orang dan sekarang sudah 9 orang, jadi bertambah. Pasien banyak orang dewasa, anak-anak sekitar 20-25 persen," kata Nanik dikutip dari tvOne pada Selasa, 14 Juli 2020.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Karawang menginstruksikan seluruh rumah sakit bisa menjadi rujukan bagi pasien demam berdarah. Selain itu, masyarakat juga diimbau terus menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. (art)