Waspada Lur! Teror Binatang Buas Muncul Lagi di Gunungkidul, Belasan Kambing Mati

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Gunungkidul - Belasan kambing di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Panggang, Gunungkidul mati diduga digigit binatang buas. Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi karena hampir setiap tahun selalu berulang.

Lurah Giripurwo, Supriyadi, membenarkan peristiwa serangan binatang buas tersebut. Dalam sepekan, serangan binatang buas terhadap kambing milik warga sudah terjadi tiga kali.

“Kalau yang dilaporkan baru yang tadi malam,” ujar Supriyadi, Jumat (18/11/2021).

Peristiwa terakhir yang dilaporkan terjadi di Padukuhan Widoro. Setidaknya ada 7 kambing warga mati diserang binatang buas. 7 kambing tersebut berasal dari dua kandang berbeda yaitu milik Jarwo Utomo dan Sulastri.

Selain itu, dua kejadian serupa sebelumnya juga pernah terjadi. Masing-masing adalah di Padukuhan Gobar dan Blumbang serta berasal dari dua kandang yang berbeda. Dari dua padukuhan tersebut setidaknya ada 11 kambing yang mati.

"Total ada 18 kambing yang telah mati dimangsa binatang buas," kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pemangsa Mulai Berani Dekati Permukiman

Menurut dia, kejadian seperti itu hampir setiap tahun terjadi. Biasanya yang diserang adalah kambing-kambing yang kandangnya berada di daerah yang jauh dari pemukiman.

Namun yang aneh kali ini, kambing yang dimangsa justru berada di pemukiman warga. Dalam peristiwa terakhir dua kandang tersebut berada di dekat pemukiman warga. Namun dua kejadian sebelumnya melanda kandang yang berada jauh dari pemukiman.

"Biasanya itu di musim kemarau tapi kali ini malah di musim hujan," ujar dia.

Berdasarkan warga, binatang buas yang telah memangsa kambing-kambing tersebut adalah anjing yang berukuran besar. Kesimpulan tersebut diambil karena pada kejadian di Padukuhan Blumbang sudah ada warga yang menangkapnya.

Karena sudah berkali-kali terjadi, sebenarnya pihak kalaurahan sudah melakukan imbauan agar warga mengantisipasinya. Di antaranya jarak kandang ke dekat pemukiman dan mengemas kandang lebih rapat lagi.

"Yang diserang itu kaki bagian belakang. Tidak dibawa lari tetapi ada sebagian tubuh kambing yang dimakan di tempat,"papar dia.

Saksikan Video Pilihan Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel