Waspada, Mengikuti Gerakan Yoga di Media Sosial Berisiko Cedera

Liputan6.com, Jakarta - Yoga jadi salah satu pilihan populer untuk menjaga kebugaran. Kini mulai banyak tempat kebugaran yang menyediakan jasa untuk berlatih yoga.

Dipandu dengan pelatih, Anda juga akan dipantau perkembangan sampai mencapai hasil yang Anda inginkan. Namun, kemudahan teknologi sekarang juga memungkinkan Anda untuk mencoba yoga dari tutorial di media sosial, termasuk Instagram.

Selain biaya yang lebih murah dan sangat praktis karena Anda bisa mencobanya sendiri di rumah. Hal ini jadi banyak dicoba orang-orang yang ingin merasakan dampak kebugaran dari beryoga dengan sedikit atau tanpa pelatihan.

Dilansir Independent.co.uk, Jumat, 10 Januari 2020, selain benar-benar bertentangan dengan yoga yang sebenarnya, tetapi para ahli memperingatkan aksi ini juga bisa menyebabkan cedera.

Sebuah penelitian di AS baru-baru ini menemukan bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit akibat cedera karena mencoba gerakan yoga telah meningkat dari 9,5 untuk setiap 100.000 peserta yoga menjadi 17 per 100.000 hanya dalam 13 tahun.

Hal ini ditimbulkan oleh ketidaktahuan orang-orang, selain itu Priest menambahkan bisa juga seseorang yoga didasari oleh kesombongan pribadi, bukannya untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan jiwa.

"Munculnya Instagram telah menyebabkan penekanan pada yoga sebagai latihan fisik dan kurang yang spiritual," kata manager yoga Genny Wilkinson Priest.

 

Perlu Arahan dari Profesional

Ilustrasi. (dok. Anupam Mahapatra/Unsplash/Adhita Diansyavira)

"Yoga menjadi disalahpahami dan direduksi menjadi acara di mana Instagram 'yoga-lebrities' sedikit lebih dari sekadar hiburan bagi publik yang menonton," tambahnya.

Genny melanjutkan media sosial membantu melibatkan generasi muda dengan yoga dan lebih mudah diakses bagi mereka yang tidak mampu mengikuti kelas yoga. Hal itu mendorong banyak orang untuk berlatih karena alasan yang salah.

"Orang-orang yang tidak terlatih secara profesional akhirnya sebagian besar beryoga (melihat) di Instagram karena kesombongan mereka sendiri, dan dengan melakukan hal itu mungkin akan melukai diri mereka sendiri ketika mereka mencoba untuk meniru, postur tubuh mereka tidak siap," lanjutnya.

Genny menyebut mereka yang bukan praktisi yang berpengalaman harus selalu memiliki bimbingan seorang instruktur, baik di kelas atau di rumah. Hal ini tidak hanya akan mencegah cedera, tetapi juga memastikan aspek spiritual yoga tidak hilang. (Adhita Diansyavira)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: