Waspada Pencemaran Sungai, Kenali Penyebab dan Akibatnya

·Bacaan 7 menit
Waspada Pencemaran Sungai, Kenali Penyebab dan Akibatnya
Waspada Pencemaran Sungai, Kenali Penyebab dan Akibatnya

RumahCom - Pencemaran sungai merupakan salah satu bentuk dari pencemaran air yang membuat sungai menjadi terkontaminasi dan kehilangan fungsinya. Pencemaran bisa terjadi karena kurangnya rasa tanggung jawab dari manusia dengan membuang berbagai bentuk limbah ke dalam sungai dan mengakibatkan kondisi sungai terus mengalami penurunan. Sungai yang tercemar bisa memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan, salah satunya adalah bisa terjadi banjir. Supaya Anda bisa lebih waspada mengenai pencemaran sungai, berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

  1. Apa itu Pencemaran Sungai?

  2. Penyebab Pencemaran Sungai

    1. Penggunaan Pupuk dalam Jumlah Besar

    2. Limbah Industri

    3. Limbah Rumah Tangga

    4. Tumpahan Bahan Bakar

    5. Limbah Air Panas

  3. Dampak Buruk Akibat Pencemaran Sungai

    1. Mempengaruhi Flora dan Fauna

    2. Kehilangan Nyawa Manusia

    3. Rusaknya Sistem Agrikultur

  4. Ciri-Ciri Sungai yang Tercemar

  5. Cara Menjaga Sungai Tetap Bersih

12 Referensi Denah Apartemen Bergaya Minimalis
12 Referensi Denah Apartemen Bergaya Minimalis

Tips Rumah dan Apartemen

12 Referensi Denah Apartemen Bergaya Minimalis

1. Apa itu Pencemaran Sungai?

Pencemaran sungai merupakan kondisi sungai menjadi kehilangan fungsinya. (Foto: Urban Update)
Pencemaran sungai merupakan kondisi sungai menjadi kehilangan fungsinya. (Foto: Urban Update)

Pencemaran sungai merupakan kondisi sungai menjadi kehilangan fungsinya. (Foto: Urban Update)

Air merupakan sumber daya alam yang penting bagi makhluk hidup. Tanpa adanya air yang bersih, makhluk hidup tidak dapat hidup secara normal. Jumlah air yang ada di muka bumi tidak mengalami perubahan, akan tetapi air tersebut mengalami perputaran yang bisa disebut juga sebagai sebuah siklus air.

Mengutip dari situs NASA Climate Kids, siklus air merupakan sebuah proses dimana air yang terdapat pada sungai, laut, danau, dan lainnya akan mengalami sebuah proses penguapan dan berubah menjadi uap air. Uap air akan mengalami proses kondensasi yang mengakibatkan air akan jatuh kembali ke tanah dalam bentuk hujan.

Di dalam siklus air, sungai memiliki peran untuk mengaliri air dari arah hulu menuju hilir yang terletak pada laut. Kondisi dari sungai akan mempengaruhi proses siklus yang berlangsung. Sungai yang tercemar akan mengakibatkan siklus air bisa mengalami gangguan. Air sungai yang kotor akan mengalir ke laut dan mencemari seluruh biota yang berada di dalamnya.

Supaya tidak menjadi lebih parah, pencemaran sungai perlu dicegah dan perlu adanya langkah untuk mengembalikan kondisi sungai menjadi seperti sediakala. Mencegah pencemaran sungai bukanlah proses yang mudah. Oleh karena itulah, perlu adanya kontribusi dari setiap masyarakat untuk bisa ikut serta menjaga kondisi sungai supaya bisa tetap terjaga dengan baik.

Hidup di bantaran sungai memiliki risiko yang cukup tinggi mengalami pencemaran air. Tak hanya itu, risiko terkena banjir juga besar. Ada baiknya saat mencari hunian, pilihlah hunian yang bebas banjir dan asri, supaya Anda bisa merasa tenang saat musim hujan tiba. Cek pilihan hunian di Malang, Jawa Timur dengan 3 kamar tidur yang lokasinya berada di dataran tinggi.

2. Penyebab Pencemaran Sungai

Pencemaran sungai terjadi diakibatkan salah satunya oleh limbah pabrik. (Foto: Pexels - Johannes Plenio)
Pencemaran sungai terjadi diakibatkan salah satunya oleh limbah pabrik. (Foto: Pexels - Johannes Plenio)

Pencemaran sungai terjadi diakibatkan salah satunya oleh limbah pabrik. (Foto: Pexels - Johannes Plenio)

Penyebab pencemaran sungai yang paling utama adalah diakibatkan oleh campur tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Mengutip dari situs Young People’s Trust For the Environment, berikut ini adalah beberapa penyebab pencemaran sungai.

1. Penggunaan Pupuk dalam Jumlah Besar

Pupuk merupakan salah satu penyebab terjadinya pencemaran sungai. Apabila sejumlah besar pupuk atau limbah pertanian mengalir ke sungai, konsentrasi fosfat dan nitrat di dalam sungai akan meningkat dengan pesat. Tingginya konsentrasi fosfat dan nitrat akan membuat alga menjadi lebih mudah untuk tumbuh dan berkembang, yang mengakibatkan badan sungai menjadi tercemar. Alga dalam jumlah yang tinggi akan membuat biota sungai menjadi sulit untuk mendapatkan nutrisi dan tidak bisa hidup dalam waktu yang lama.

2. Limbah Industri

Produk limbah kimia dari hasil akhir industri terkadang secara tidak sengaja terbuang ke sungai. Polutan seperti seng, tembaga, sianida, hingga merkuri masuk ke sungai dalam jumlah yang besar. Polutan berbahaya tersebut akan membuat air sungai menjadi beracun dan mengakibatkan seluruh makhluk hidup yang ada di dalamnya mati.

3. Limbah Rumah Tangga

Tahukah Anda bahwa limbah rumah tangga berkontribusi dari terjadinya pencemaran sungai? Deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian memiliki kandungan kimia dan asam yang tinggi. Apabila air bekas mencuci terbuang ke sungai, kandungan kimia dan asam tersebut akan mengubah tingkat keasaman dan mencemari sungai dengan cepat.

Supaya tidak mencemari lingkungan, Anda bisa mempelajari cara untuk mengelola limbah rumah tangga yang baik di sini.

4. Tumpahan Bahan Bakar

Bahan bakar yang terbuang ke badan sungai akan membuat lapisan berwarna pelangi di seluruh permukaan sungai. Lapisan tersebut mencegah oksigen masuk ke dalam sungai, yang mengakibatkan makhluk hidup di dalamnya akan sulit untuk bernapas.

5. Limbah Air Panas

Beberapa industri dan pabrik besar sering menggunakan air sebagai salah satu proses pendinginan dari alat-alat yang ada. Air hangat yang dibuang ke sungai akan membuat suhu dari sungai mengalami perubahan dan membuat kadar oksigen di dalamnya menjadi berkurang. Air sungai yang hangat juga akan mempengaruhi makhluk hidup dan membuatnya menjadi sulit untuk berkembang biak.

3. Dampak Buruk Akibat Pencemaran Sungai

Munculnya alga dalam jumlah banyak merupakan salah satu akibat dari pencemaran sungai. (Foto: The Virginian Pilot)
Munculnya alga dalam jumlah banyak merupakan salah satu akibat dari pencemaran sungai. (Foto: The Virginian Pilot)

Munculnya alga dalam jumlah banyak merupakan salah satu akibat dari pencemaran sungai. (Foto: The Virginian Pilot)

Dampak dari pencemaran sungai sangatlah merusak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan WHO (World Health Organization), memperkirakan bahwa terdapat setidaknya 485.000 kasus kematian oleh diare yang diakibatkan buruknya kondisi air, terutama sungai. Dampak pencemaran sungai tidak hanya terhadap ekosistem yang ada di dalamnya, tetapi juga berdampak pada manusia, tumbuhan, dan hewan yang hidup di sekitarnya. Berikut ini adalah beberapa dampak buruk yang diakibatkan oleh pencemaran sungai.

1. Mempengaruhi Flora dan Fauna

Bahan kimia dan limbah yang mencemari sungai menyebabkan beberapa spesies kehidupan yang ada di dalam air menjadi punah atau pindah ke tempat lain yang lebih aman. Pencemaran sungai juga dapat mengancam kondisi biosfer dan kawasan konservasi alam yang ada di sekitar kawasan sungai.

2. Kehilangan Nyawa Manusia

Nelayan yang memancing di kawasan sungai akan lebih sulit untuk mendapatkan tangkapan ikan yang masih sehat dan belum tercemar oleh limbah. Ikan sungai yang tercemar limbah sangat berbahaya untuk dikonsumsi oleh manusia. Ikan yang diambil dari sungai tercemar bisa mengandung berbagai logam berat seperti timbal dan merkuri yang bisa mengakibatkan efek jangka panjang seperti kematian pada manusia.

3. Rusaknya Sistem Agrikultur

Air sungai yang terkontaminasi oleh limbah industri tidak dapat digunakan untuk mengairi tanaman. Air yang sudah tercemar membuat benih tanaman tidak bisa tumbuh dengan normal dan mengakibatkan perkembangannya menjadi terhambat.

4. Ciri-Ciri Sungai yang Tercemar

Sungai berwarna gelap merupakan tanda sungai tersebut telah tercemar. (Foto: Pexels - Tom Fisk)
Sungai berwarna gelap merupakan tanda sungai tersebut telah tercemar. (Foto: Pexels - Tom Fisk)

Sungai berwarna gelap merupakan tanda sungai tersebut telah tercemar. (Foto: Pexels - Tom Fisk)

Sungai yang sudah tercemar bisa dikenali dengan mudah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Westcountry C.S.I., berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari sungai yang sudah tercemar.

  • Ciri pencemaran sungai bisa terlihat dari warna sungai tersebut. Sungai yang bersih dan tidak tercemar tidak memiliki warna dan terlihat bening bersih. Apabila tercemar, warna dari sungai akan berubah menjadi coklat keruh dan menghitam.

  • Sungai yang sudah tercemar umumnya akan mengeluarkan aroma yang tidak sedap dan menyengat.

  • Terdapat alga dan jamur yang tumbuh di badan sungai. Semakin banyak alga yang tumbuh di badan sungai, menandakan bahwa sungai tersebut sudah tercemar dengan berat.

  • Sungai yang sudah tercemar oleh deterjen rumah tangga bisa terlihat dari munculnya busa pada permukaan sungai.

5. Cara Menjaga Sungai Tetap Bersih

Perlu adanya kontribusi dari masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai. (Foto: Freepik)
Perlu adanya kontribusi dari masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai. (Foto: Freepik)

Perlu adanya kontribusi dari masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai. (Foto: Freepik)

Menjaga kondisi sungai merupakan tanggung jawab yang perlu dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sungai yang terbebas dari polusi bisa memberikan banyak sekali manfaat bagi makhluk hidup. Seperti yang tertuang pada situs Chesapeake Bay Foundation, berikut ini adalah cara menjaga sungai agar tetap bersih yang bisa Anda lakukan.

  • Buanglah limbah rumah tangga dengan benar. Pisahkan limbah organik dan anorganik supaya tidak tercampur dalam satu kantong sampah yang sama. Hindari untuk membuang minyak bekas memasak ke saluran pembuangan air supaya tidak mencemari sungai.

  • Kurangi untuk menggunakan pupuk dan pestisida pada tanaman di rumah.

  • Pelajari cara membuat septic tank di rumah yang benar supaya tidak terjadi kebocoran yang mengakibatkan limbah manusia terbuang ke sungai.

  • Lakukanlah gotong royong membersihkan sungai bersama warga sekitar rumah. Pembersihan sungai yang dilakukan secara berkala akan membuat tingkat pencemaran menjadi berkurang dengan cepat.

  • Pemerintah bisa membuat sistem pengelolaan sampah terpadu yang berfungsi untuk memusatkan pengelolaan sampah yang ada pada suatu lingkungan. Sampah yang dikelola dengan baik dapat mengurangi terjadinya potensi pencemaran sungai.

Tip Rumah

Untuk mencegah pencemaran sungai, Anda bisa menggunakan deterjen yang ramah lingkungan dan tidak memiliki kandungan kimia berbahaya.

Nah, itulah pembahasan lengkap mengenai pencemaran sungai, penyebab, akibat, dan cara menjaga supaya sungai bisa tetap bersih. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan lingkungan dengan tidak membuang berbagai bentuk sampah dan limbah ke dalam sungai dan badan air lainnya.

Jangan bingung! Cek video yang informatif berikut ini untuk mempelajari biaya apa saja yang perlu Anda siapkan jika membeli apartemen!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel