Waspada Penipuan Lowongan Kerja KAI, Kenali Modusnya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Penipuan bermodus lowongan kerja kembali marak terjadi, kini giliran Kereta Api Indonesia (KAI) yang jadi sasaran penipuan. VP Public Relation KAI, Joni Martinus angkat bicara terkait penipuan yang mengatasnamakan KAI.

Ia mengingatkan masyarakat untuk waspada dan lebih teliti ketika mendapati kabar rekrutmen KAI. Beberapa modus penipuan yang ditemukannya ada yang melalui broadcast WhatsApp dan melalui email.

Sementara modus lainnya berupa surat undangan rekrutmen yang mengharuskan peserta untuk menggunakan agen perjalanan tertentu.

“KAI menyayangkan aksi tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Masyarakat diharapkan lebih teliti dan kritis jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen," katanya.

"Dimohon mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu meluluskan peserta rekrutmen,” imbuh Joni, dalam keterangan resmi, Senin (1/11/2021).

Joni menegaskan semua informasi rekrutmen KAI sepenuhnya menggunakan website resmi dengan alamat recruitment.kai.id atau media sosial resmi perusahaan @keretaapikita atau @kai121_.

Jika menemukan info rekrutmen yang tidak bersumber dari situs tersebut, agar masyarakat dapat mengabaikannya.

Ia menegaskan KAI tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui surat menyurat, baik mengirimkan berkas yang dititipkan melalui seseorang ataupun melalui email.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tak Dipungut Biaya

Logo baru PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI (dok: KAI)
Logo baru PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI (dok: KAI)

Di samping itu, Joni menuturkan bahwa KAI tidak memungut biaya apapun dari pelamar serta tidak pernah bekerja sama dengan agen perjalanan dalam proses seleksi pekerja.

Ia mengimbau jika masyarakat menemukan informasi yang meragukan agar segera menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121 untuk mendapatkan informasi resmi tentang perusahaan.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak meneruskan atau menyebarkan pesan tentang pengumuman rekrutmen KAI yang terindikasi palsu untuk menghindari semakin banyaknya orang yang tertipu oleh oknum pembuat rekrutmen palsu tersebut,” tutup Joni.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel