Waspada, Pesan Berantai Sebut Pasien Covid-19 Bisa Minta Tolong Ketua KPC-PEN via Whatsapp

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Beredar melalui aplikasi percakapan pesan berantai terkait informasi yang menyebut pasien covid-19 bisa meminta tolong pada Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN​) Airlangga Hartarto.

Berikut isi dalam pesan berantai itu:

"Anda atau keluarga Perlu ICU? Anda atau keluarga menunggu lama di IGD? Perlu Kamar RS? Keluarga atau tetangga anda meninggal tiba-tiba di rumah?

Silahkan hubungi langsung Bapak Airlanga Hartarto, ketua KPC-PEN (Komite Penanganan Covid - Pemulihan Ekonomi Nasional). Airlangga Hartarto: wa.me

Beritahu yang anda alami WA Teks atau telepon,"

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dalam akun Instagram @perekonomianri membantah kebenaran dalam pesan berantai itu. Hal itu tertuang dalam postingan yang diunggah 29 Juni 2021.

Berikut isi postingannya:

"#SahabatEkon, terkait pesan berantai yang beredar mengenai nomor telepon Ketua Komite PC PEN, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar.

Informasi terkait penanganan Covid-19 dapat diakses melalui hotline 119 atau laman resmi https://covid19.go.id"

Selain itu bantahan juga terdapat dalam artikel "[HOAKS] Pasien Covid-19 Bisa Minta Tolong Ketua KPC-PEN Airlangga Hartarto" yang tayang di laman Kominfo.go.id.

"Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Alia Karenina memastikan bahwa informasi pesan berantai tersebut tidak benar. Pemerintah, kata Alia, terus mengimbau kepada masyarakat agar selalu bijak dalam menyikapi kabar yang belum pasti kebenarannya."

Sumber:

https://www.instagram.com/p/CQqnWUEligC/

https://www.kominfo.go.id/content/detail/35362/hoaks-pasien-covid-19-bisa-minta-tolong-ketua-kpc-pen-airlangga-hartarto/0/laporan_isu_hoaks

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel