Waspada, Potensi Penularan Covid-19 dalam Kerumunan Pengejar Diskon Supermarket

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Pekanbaru - Satgas Covid-19 di Riau mengingatkan Pemerintah Kota Pekanbaru terkait adanya diskon besar-besaran yang dilakukan gerai atau ritel pada Juni 2021. Ini menyusul rencana tutupnya salah satu supermarket terbesar di Indonesia, termasuk di Pekanbaru.

Menurut juru bicara Satgas Covid-19 di Riau, dr Indra Yovi, diskon besar-besaran menjelang penutupan berpotensi besar mengundang kerumunan masyarakat. Ritel ini bakal menjadi buruan menjelang tutup penuh di Pekanbaru.

"Satgas Covid-19 di Pekanbaru harus mewaspadai agar tidak terjadi kerumunan masyarakat," kata Yovi, Senin siang, 31 Mei 2021.

Yovi mengingatkan, cara jitu mengurangi penyebaran Covid-19 adalah protokol kesehatan, mulai dari memakai masker dan terpenting adalah menghindari kerumunan ataupun menjaga jarak.

"Saat ini memang gencar dilakukan vaksinasi, tapi vaksin itu merupakan jalan terakhir menyelesaikan pandemi untuk saat ini," kata Yovi.

Pernah Terjadi Kerumunan

Sebagai informasi, supermarket terbesar di Indonesia (Giants) berencana menutup seluruh gerainya karena terpengaruh pandemi Covid-19. Di Pekanbaru, ada dua gerai supermarket tersebut.

Gerai pertama di kawasan Panam sudah resmi tutup beberapa bulan lalu. Sebelum tutup, pengelola melakukan diskon besar-besaran setiap barang hingga menimbulkan kerumunan masyarakat.

Kerumunan ini sempat mendapat perhatian dari personel Polsek Tampan. Polisi memang tidak membubarkan kerumunan tapi meminta pengelola membatasi pengunjung 50 persen setiap harinya.

Sementara gerai kedua di Jalan Nangka, Pekanbaru, rencananya tutup menyusul kebijakan manajemen pusat untuk penutupan total di Indonesia. Menjelang tutup, pengelola sudah mulai menawarkan diskon besar-besaran.

Rencana diskon besar-besaran ini berada di tengah Lonjakan Covid-19 Riau, khususnya di Pekanbaru. Sudah beberapa bulan Riau masih tinggi angka penyebaran Covid-19, dan paling banyak di Pekanbaru.

Pada 26 Mei lalu, Riau menjadi daerah angka kematian dan konfirmasi harian tertinggi di Indonesia. Beberapa hari berikutnya selalu di atas 500 lebih kasus dan belum menunjukkan penurunan.

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel