Waspada! Terungkap Puluhan Ton Babi Dijual Jadi Daging Sapi Sampai ke Pengecer

DREAMERS.ID - Kepolisian Kabupaten Bandung baru saja mengungkap penjual daging babi yang memalsukannya sebagai daging sapi. Praktik kecurangan itu sudah berlangsung selama satu tahun dan sebanyak 63 ton daging sapi palsu dijual.

Dilansir dari laman CNN Indonesia (12/5), Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan empat pelaku itu berinisial T (54), MP (46), AR (38), dan AS (39). Mereka mengolah daging babi hingga menyerupai daging sapi dengan menggunakan boraks.

"Jadi secara fisik, daging babi ini lebih pucat, tapi kalau daging sapi ini lebih merah, jadi proses (boraks) daging babi ini menjadi lebih mirip, lebih merah seperti daging sapi," ujarnya.

Awalnya, pelaku yang berinisial T dan M membeli daging babi seharga Rp45.000 per kilogram dari Solo. Kemudian diolah menyerupai daging sapi dengan menggunakan boraks, lalu dijual seharga Rp60.000 di tingkat bandar.

Kemudian dari tingkat bandar, di bagi lagi ke tingkat pengecer kepada AR dan AS. Mereka, kata dia, menjual harga Rp85.000 sampai Rp90.000 per kilogram ke pasar dan masyarakat.

Lebih lanjut Hendra menuturkan, para penjual daging tersebut ada yang mengecerkan ke sejumlah pasar. Salah satunya di Pasar Majalaya. Selain itu, kata dia, ada juga penjual yang datang langsung ke kontrakan para tersangka. "Disalurkan lewat pengecer. Tapi masyarakat tidak tahu (yang dijual daging babi)," katanya.

Dari kasus tersebut, polisi telah mengamankan total 600 kilogram daging babi. Sebanyak 500 kilogram di antaranya yang diamankan dari freezer dan 100 kilogram sisanya diamankan dari para pengecer.

Berita Lainnya :

Polisi Korsel Kembali Ungkap Dalang Utama Grup Chat Eksploitasi Seks Berusia 24 Tahun

Update Corona per 12 Mei, Pasien Sembuh Tembus 3.063 Orang dan Meninggal 1.007 Nyawa