Waspada, Tiga Faktor Ini Bisa Merusak Kualitas Oli Motor

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Oli atau pelumas menjadi komponen yang penting bagi kendaraan, baik mobil ataupun motor. Biasanya, untuk menjaga agar performa roda dua atau roda empat tetap prima, pemilik wajib melakukan penggantian sekitar 2.000 km atau kurang lebih dua bulan pemakaian.

Banyak yang menganggap, jika oli yang sudah berwarna hitam tandanya sudah rusak dan harus diganti. Namun, hal tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar.

Dijelaskan Bagus Ardian, Merchandising Big Engine Motorcycle Manager Planet Ban, ada tiga faktor yang bisa merusak oli, seperti jarak, panas, dan air.

"Selain tiga faktor tersebut, oli masih bisa berfungsi dengan baik. Oli yang sudah hita,. tidak serta merta dibilang sudah tidak layak pakai, karena membutuhkan pengujian di lab. Ada yang warnanya sudah hitam ternyata setelah cek lab, masih berfungsi dengan baik,” ujar Bagus.

Lanjut Bagus, untuk menguji apakah oli masih berfungsi dengan baik, bisa dilakukan dengan dua jari. "menguji oli yang sudah harus diganti atau tidak bisa menggunakan dua jari yakni jempol dan telunjuk. Namun hal ini harus dilakukan oleh orang yang telah memiliki jam terbang tinggi. Melalui dua jari tersebut, akan terlihat oli masih bisa digunakan atau tidak,” tegasnya lagi.

Dapat disimpulkan, penggantian oli memang harus mengikuti buku panduan, jika memang masih menggunakan produk pabrikan. Tapi, jika sudah mengganti oli dengan merek lain, maka perawatannya mengacu pada anjuran produsen oli yang bersangkutan.

Sementara itu, Planet Ban sendiri, memiliki satu produk oli yang disebut X-Ten Double Ester Matic. Produk ini, menggunakan teknologi double ester, yaitu cairan kimia yang dibuat menerupai oli dan kandungannya tidak terlalu kompleks sehingga lebih cepat menyatu dengan komponen mesin.

Oli ini sendiri, diklaim mampu menempuh jarak yang lebih jauh, yaitu 6.000 km dan memiliki daya oksidasi lebih stabil, sehingga konsumen bisa lebih efisien dalam penggunaan oli.

Pengetesan

Liputan6.com sendiri mendapatkan kesempatan menguji oli X-Ten Double Ester Matic ini. Memang, belum diuji dengan jarak tempuh yang terlalu jauh, hanya sekitar 300 km. Namun, ketika digunakan, motor memang terasa lebih responsif.

Saat pengujian, Liputan6.com menempuh jarak dari Ciledug, Tangerang, menuju JIExpo, Kemayoran. Dengan penggunaan oli ini, tenaga yang dihasilkan terasa lebih padat, dari rpm bawah hingga tengah dan tinggi.

Menyoal harga, oli X-Ten Double Ester Matic ini dipasarkan Rp120 sampai Rp125 ribu tergantuk kapasitas 800 ml atau 900 ml.

Infografis Rentetan Gempa di Cincin Api Pasifik

Infografis Rentetan Gempa di Cincin Api Pasifik. (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Rentetan Gempa di Cincin Api Pasifik. (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: