Waspadalah, 4 Pemain Amerika Selatan yang Wajib Dipasang Jerat pada Piala Dunia Qatar 2022 : Lho, Ada Apa Ini ?

Bola.com, Jakarta - Sumpah, ini benar-benar mengerikan. Apa itu? Empat monster Amerika Selatan bakal mengamuk di Piala Dunia 2022 Qatar. Siapa saja? Sabar bos.

Kita jalan-jalan dulu ke masa lalu, ke edisi Piala Dunia sebelumnya. Kala itu, sejumlah kontestan dari Amerika Selatan diperkuat megabitang macam Diego Maradona (Argentina), Romario (Brasil), dan Diego Forlan (Uruguay).

Maradona pernah membawa Tim Tango menjadi yang terbaik di Piala Dunia 1986. Sedangkan Romario merupakan satu di antara bintang kedigdayaan Tim Samba di Piala Dunia 1994.

Sementara, Forlan, sukses mengukuhkan dirinya sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2010. Di Qatar nanti, generasi penerus ketiga legenda di atas juga siap bertarung habis-habisan demi nama besar tim nasional masing-masing.

Penasaran siapa saja? Merapat yuk!

 

Lautaro Martinez (Argentina)

Lautaro Martinez. Pada putaran final Piala Dunia 2022, Grup C dihuni oleh oleh Argentina, Arab Saudi, Meksiko dan Polandia. Striker Argentina berusia 24 tahun, Lautaro Martinez menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi dari seluruh pemain di Grup C dengan nilai 75 juta Euro atau setara Rp1,1 triliun, mengalahkan rekannya Lionel Messi yang hanya memiliki nilai pasar senilai 50 juta euro. Bersama Timnas Argentina ia telah mengoleksi 38 caps dengan torehan 20 gol dan 6 assist sejak melakukan debut pada 27 Maret 2018. (AFP/Pool/Javier Torres)
Lautaro Martinez. Pada putaran final Piala Dunia 2022, Grup C dihuni oleh oleh Argentina, Arab Saudi, Meksiko dan Polandia. Striker Argentina berusia 24 tahun, Lautaro Martinez menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi dari seluruh pemain di Grup C dengan nilai 75 juta Euro atau setara Rp1,1 triliun, mengalahkan rekannya Lionel Messi yang hanya memiliki nilai pasar senilai 50 juta euro. Bersama Timnas Argentina ia telah mengoleksi 38 caps dengan torehan 20 gol dan 6 assist sejak melakukan debut pada 27 Maret 2018. (AFP/Pool/Javier Torres)

Timnas Argentina masih punya bintang lain bernama Martinez. Bomber milik Inter Milan ini telah mencetak enam gol dan telah mencatatkan dua asis dalam 12 penampilan Serie A musim ini.

Mengingat penampilannya yang mengesankan, pilar berusia 25 tahun kemungkinan besar akan menjadi andalan di lini terdepan Argentina di Piala Dunia 2022. Siapapun duet atau ingin menggunakan model trisula, sudah pasti Lautaro akan ganas.

 

Federico Valverde (Uruguay)

Gelandang Real Madrid ini berpredikat satu di antara gelandang dengan performa terbaik di Eropa saat ini. Valverde telah mencetak enam gol dan dua asis dalam 12 penampilan La Liga.

Selain itu, ia telah mencatatkan dua keterlibatan gol langsung dalam empat penampilan di Liga Champions musim ini. Pada Oktober lalu, pemain berusia 24 tahun itu masuk nominasi pemain terbaik Liga Spanyol 2022/2023.

 

Neymar (Brasil)

Jagoan ini digadang-gadang bakal mengamuk di Qatar. Maklumlah, Neymar belum pernah memenangkan Piala Dunia bersama Brasil. Itu jelas menjadi beban, mengingat pemain Paris Saint-Germain ini memikul nama beken.

Banyak yang menjagokan Brasil dan itu sekaligus dukungan buat Neymar guna memahat sejarah di pentas balbalan terakbar empat tahunan. Neymar telah mencetak 10 gol dan 8 asis dalam 12 penampilan liga sejauh ini.

Dia juga gemilang di Liga Champions musim ini dengan torehan dua gol serta tiga asis. Namun, rasa penasaran kegagalan di 2014 dan 2018, menjadi cambuk bagi Neymar.

 

Lionel Messi (Argentina)

Kapten timnas Argentina, Lionel Messi berjalan di lapangan pada akhir pertandingan Grup D Piala Dunia 2018 melawan Kroasia di Nizhy Novgorod Stadium, Rusia, Jumat (22/6). Messi tidak melakukan satu tendangan pun hingga menit ke-64. (AP/Ricardo Mazalan)
Kapten timnas Argentina, Lionel Messi berjalan di lapangan pada akhir pertandingan Grup D Piala Dunia 2018 melawan Kroasia di Nizhy Novgorod Stadium, Rusia, Jumat (22/6). Messi tidak melakukan satu tendangan pun hingga menit ke-64. (AP/Ricardo Mazalan)

Nah, ini dia yang ditunggu-tunggu. Faktor usia, 35 tahun, menjadi bahan penting bagi Lionel Messi untuk bertarung maksimal.

Maklum, ia belum pernah memenangkan Piala Dunia. Bisa dibilang, inilah kesempatan terakhir bagi La Pulga untuk meneruskan torehan spektakuler Maradona.

Walau tak muda lagi, Messi tetap sarat sensasi. Bersama klub barunya, PSG, eks Barcelona itu sudah meraup tujuh gol dan 10 asis dalam 12 penampilan liga.

Di pentas Liga Champions, Messi juga gemilang dengan torehan 4 gol dan 3 asis dalam empat penampilan. Data lain yang membuat sang monster tambah menyeramkan, Messi sudah mengemas 38 gol dari luar kotak penalti dan ini adalah yang tertinggi di lima liga top Eropa sejak musim 2017/2018.