Webtoons dibekali "OST" untuk tarik khalayak yang lebih luas

Webtoon cenderung menyenangkan untuk dibaca dengan visual yang menarik, cerita kreatif, dan kini ditambah konten musik untuk telinga para pembaca.

Seperti disiarkan Yonhap, Selasa (3/1), penyedia webtoon secara aktif berkolaborasi dengan industri musik dalam memproduksi original soundtrack (OST) untuk serial populer guna memanfaatkan meningkatnya popularitas konten Korea di pasar global.

Sejak tahun 2020, semakin banyak grup idola K-pop dan musisi terkenal berpartisipasi dalam lagu webtoon dan beberapa lagu tema mereka telah menyapu tangga lagu streaming musik lokal.

Pasar OST webtoon mengumpulkan momentum lebih lanjut tahun lalu ketika grup idola K-pop Bangtan Sonyeondan (BTS) menciptakan lagu untuk webtoon berjudul "7Fates: Chakho" sebuah fantasi urban yang terinspirasi dari mereka.

Lagu tema "Stay Alive" diproduksi Suga dan dinyanyikan Jungkook, langsung menjadi sensasi saat dirilis pada Februari 2022. Lagu ini menduduki puncak tangga lagu iTunes Top Songs di lebih dari 100 negara, memasuki tangga lagu Hot 100 Billboard dan tangga lagu Inggris. Sejauh ini, "Stay Alive" telah mengumpulkan 170 juta streaming di Spotify.

Baca juga: "Hellbound" musim kedua akan hadir

Sejalan dengan tren terbaru, perusahaan webtoon mencari cara untuk menggunakan hak kekayaan intelektual (IP) mereka di berbagai platform. Naver Webtoon berencana meluncurkan acara musik dengan judul tentatif yakni "Webtoon Singer" bekerja sama dengan Tving, layanan streaming hiburan CJ ENM.

Para kontestan akan menyanyikan lagu-lagu dari soundtrack webtoon di acara tersebut, menggunakan tangkapan gerak dan realitas yang diperluas untuk menganimasikan karakter 2-D.

Produser acara musik populer termasuk "Super Star K" (2009-16), "Show Me the Money" (2012-) dan "Street Woman Fighter" (2021), akan memimpin serial tersebut, menurut Tving.

Pengamat industri mengatakan soundtrack dapat memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi pembaca dan berfungsi sebagai alat pemasaran untuk memperluas basis penggemar.

"Saya pikir lagu-lagu OST webtoon bermakna karena menawarkan konten yang berbeda kepada pembaca," kata kritikus budaya pop Kim Heon-sik.

Dari sudut pandang penggemar yang bersemangat, semakin banyak semakin baik.

Pada bulan November, serial webtoon "Return of the Blossoming Blade" merilis lagu tema kedua "Full Bloom" oleh penyanyi sekaligus penulis lagu Ahn Ye-eun. Video musik animasinya ditonton 8,3 juta kali di YouTube.

Kim Heon-sik mengatakan OST memiliki keterbatasan dalam membangun basis penggemar yang solid karena sebagian besar ditargetkan untuk pembaca muda berusia 20-an dan 30-an. Tetapi, ada potensi sinergi ketika kekayaan intelektual webtoon digunakan dalam berbagai format, seperti film, drama, dan animasi.

"Karena webtoon memiliki potensi diadaptasi menjadi drama dan film untuk penonton global, dapat menciptakan lebih banyak sinergi dalam kasus seperti itu," kata dia.

Beberapa serial televisi terkenal, termasuk "Reborn Rich", "Extraordinary Attorney Woo", dan "All of Us Are Dead", diadaptasi dari komik terkenal berbasis web.

Baca juga: Suzy dan Yang Se-jong bakal adu akting di serial Netflix "Doona!"

Baca juga: Serial "Island" yang diangkat dari webtoon tayang Desember 2022

Baca juga: Kim Tae Ri akan bermain drama dari webtoon