Wedang Ronde Laris Dibeli Pengunjung Festival Pasar Senggol di Turki

Merdeka.com - Merdeka.com - Busra penasaran, berkali-kali dia bertanya apa makna dari tulisan bajigur dalam kemasan yang ada ditangannya. "Ini minuman dari kelapa?", tanya dia.

Dia adalah satu dari kesekian pengunjung yang penasaran dengan minuman kemasan yang dibawa UMKM binaan BNI. Bagi warga Turki, minuman dengan olahan kelapa sangat sulit ditemui. Namun walau begitu warga Turki sudah mengetahui manfaat dan kelezatan rasa yang eksotis bagi mereka.

"Saya mau, ini asli dari Indonesia tentu rasanya berbeda", kata Busra pengunjung festival Pasar Senggol yang diselenggarakan di Halic Congres Istanbul, Minggu (5/6).

Tak heran, kebanyakan minuman beraroma kelapa atau santan sangat berbeda. Tidak seperti di Indonesia yang gurih, di Turki minuman santan hanya menggunakan perisa yang sudah dicampur air cukup banyak. Sehingga menimbulkan rasa pahit setelah diminum.

Selain bajigur, rasa jahe merah produksi Telaga Rasa juga menjadi idola bagi pengunjung umumnya diaspora Indonesia di Turki. Ada juga pasangan Malaysia - Turki yang membeli satu renteng jahe merah karena ingin nostalgia dengan rasanya.

Peluang Ekonomi Kerja Sama Indonesia-Turki

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Istanbul, Turki, Imam As'ari melihat ramainya pengunjung menjadi indikator bahwa peluang kerja sama ekonomi Indonesia - Turki sangat menjanjikan.

"Acara Pasar Senggol merupakan acara perdana yang melibatkan UMKM dan diaspora yang ada di Turki. Ini sebenarnya baru tes ombak. Melihat antusias diaspora kita serta warga lokal yang hadir kami berencana akan menghadirkannya di tahun-tahun mendatang," ujar dia.

Untuk mewadahi komunitas diaspora Indonesia, birokrasi Indonesia di Turki telah membuat program kerja bernama KEDI singkatan dari Komunitas Ekonomi Diaspora Indonesia. Diharapkan program kerja yang baru dibentuk 3,5 bulan lalu ini bisa membantu diaspora serta pelaku usaha agar dapat bersaing dan mengenalkan produk Indonesia.

"Kami bekerja sama dengan perusahaan start up yang ada di Turki. Berharap nantinya produk kita bisa dijual di marketplace Hepsiburada, yang merupakan e-commerce terbesar di Turki.

Atase Perdagangan KBRI Ankara, Eric Gokasi Nababan berharap dengan adanya KEDI. Diaspora yang memiliki usaha akan berkumpul dan saling mensupport satu sama lain. "Peluang tentu besar sekali di sini. Tetapi apakah kita akan memanfaatkannya? Pemerintah hadir tentunya untuk membantu diaspora yang ingin mengembangkan usaha. Jangan justru main sikut-sikutan. Saling dukung dan komunikasi yang baik itu kuncinya," tutupnya.

Reporter: Farah Fuadona [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel