West Bandits kalah di depan pendukung sendiri pada Indonesia Cup 2022

Tim West Bandits Combiphar Solo tidak mampu memuaskan ekspektasi penggemar setelah kalah 57-61 dari Prawira Harum Bandung pada turnamen pramusim IBL Indonesia Cup 2022 di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, Jumat.

West Bandits kali ini tampil dengan beberapa wajah baru, dan tanpa Widyanta Putra Teja. Pada kuarter pertama, seperti disiarkan laman resmi IBL, mereka malah tertinggal 11-19 dari Prawira Harum Bandung.

Pelatih N. Pacevicius menurunkan starting five berisi Dandung O'Neal Pamungkas, Christian Gunawan, Patrick Nikolas, Fadlan Minallah, dan kapten tim Mei Joni.

Sementara itu, D. Singleton sebagai head coach Prawira, menurunkan Yudha Saputera, M. Alan As'adi, Brian Adha Elang Praditya, M. Reza Fahdani Guntara, dan kapten tim Abraham Damar Grahita.

Baca juga: Bima Perkasa menang tipis atas Bali United di Indonesia Cup 2022

Soal starter, Prawira diperkuat pemain yang sudah bersama lebih dari satu musim. Sebaliknya, dari West Bandits masuk beberapa pemain baru yang membuat mereka harus melakukan penyesuaian, termasuk Christian Gunawan sebagai pengatur serangan yang baru.

Di menit-menit terakhir kuarter pertama, Prawira menguasai permainan, dengan alur serangan berjalan lancar.

Jump shot dari Pandu Wiguna dan free throw Reza Guntara menutup perolehan poin Prawira di kuarter pertama. Prawira unggul 19-11 atas West Bandits.

Meski begitu, West Bandits mampu mempertahankan keunggulan yang mereka dapat di first half.

Tembakan three point Mei Joni mengawali laju poin West Bandits di kuarter ketiga. Prawira sempat membalas dengan satu free throw dari Brian Elang. Namun, three point kedua Mei Joni di kuarter ketiga, membuat West Bandits unggul 14 angka (43-29).

Baca juga: Prastawa bawa Pelita Jaya menang atas Rans di Indonesia Cup 2022

Tak berhenti sampai di situ, Rio Disi membawa timnya memimpin 16 angka (45-29) dengan tembakan tiga angka.

Secara total di kuarter ketiga, West Bandits menambahkan 15 angka, sehingga mereka bisa unggul 52-38 saat kuarter ketiga ditutup. Prawira hanya mencetak 10 angka di kuarter ketiga.

Pada kuarter terakhir, permainan West Bandits menurun. Kondisi tersebut dimaksimalkan Prawira dengan meningkatkan intensitas serangan.

Upaya yang dilakukan tim asal Bandung itu berbuah manis ketika mereka berhasil melakukan comeback untuk menutup pertandingan dengan 61-57.