West Ham masih berupaya capai kesepakatan boyong Filip Kostic

Klub Liga Inggris West Ham dikabarkan masih berupaya mencapai kesepakatan dengan Eintracht Frankfurt untuk memboyong gelandang Filip Kostic pada bursa transfer pemain musim panas ini.

Dikutip dari Sky Sports, Kamis, penawaran West Ham sebesar 15 juta euro atau sekitar Rp226 miliar telah ditolak oleh Eintracht Frankfurt yang menginginkan setidaknya 20 juta euro (sekitar Rp302 miliar) untuk Kostic.

Pemain asal Serbia itu dikabarkan telah menolak dua tawaran dari dua klub yang bermain di Liga Champions, namun diperkirakan akan mempertimbangkan tawaran dari West Ham jika kesepakatan antara kedua klub tercapai.

Kostic ingin mempertimbangkan semua pilihannya karena dia yakin kesepakatan berikutnya yang dia tandatangani akan menjadi kesepakatan besar terakhir dalam kariernya.

Baca juga: Kostic antar Frankfurt usir Leipzig dari Piala Jerman

Dia juga menyadari fakta bahwa dirinya telah memasuki tahun terakhir kontraknya di Frankfurt sebelum pada bursa transfer musim dingin ia dapat menandatangani perjanjian pra-kontrak dengan klub di luar Jerman.

Pemain berusia 29 tahun itu memiliki agen yang sama dengan rekrutan anyar West Ham Gianluca Scamacca, sehingga West Ham diyakini bisa secara lancar menyelesaikan kesepakatan pribadi dengan sang pemain jika biaya transfer dengan Frankfurt tercapai.

Selama membela Frankfurt sejak musim panas 2019 lalu, Kostic telah mencatatkan 169 penampilan di berbagai ajang dan mampu menyumbangkan 33 gol serta 63 assist dari total 14.673 menit bermain.

Pada musim lalu, pemain kelahiran 1 November 1992 itu tampil sebanyak 42 pertandingan untuk Frankfurt dan menyumbangkan 7 gol serta 15 assist. Selain itu, ia juga menjadi bagian dari Frankfurt ketika menjuarai Liga Europa seusai mengalahkan Glasgow Rangers pada partai final.

Baca juga: Gianluca Scamacca tak sabar merumput bersama West Ham
Baca juga: David Moyes minta Declan Rice ambil peran Mark Noble di West Ham

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel