WhatsApp Akhirnya Menyerah

·Bacaan 2 menit

VIVAWhatsApp tidak akan membatasi seluruh fungsionalitas pengguna yang masih menolak menerima syarat dan ketentuan baru soal kebijakan privasinya. Langkah ini juga disetujui oleh Facebook yang akhirnya kembali membuat kelonggaran untuk pengguna aplikasi paling laku di dunia tersebut.

Sebelumnya, raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) itu menyebut bahwa mereka akan melakukan pembatasan fungsionalitas aplikasi jika pengguna tidak mau menerima syarat dan ketentuan baru WhatsApp pada pertengahan 15 Mei 2021.

Baca: Data Rahasia Eropa dan Amerika Bocor dari Aplikasi Belajar Online

"Mengingat diskusi baru-baru ini dengan berbagai otoritas dan pakar privasi, maka kami ingin menjelaskan bahwa kami tidak akan membatasi fungsionalitas fitur WhatsApp bagi mereka yang belum menerima pembaruan," kata juru bicara WhatsApp, seperti dilansir dari situs Gadgets Now, Senin, 31 Mei 2021.

Selain itu, anak usaha Facebook itu juga akan menunggu sampai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi sah berlaku di India. Hal tersebut diungkapkan seorang pejabat senior pemerintah India. Jika sudah disahkan maka WhatsApp akan rutin mengirimkan pengingat untuk menerima kebijakan baru dan tidak boleh menonaktifkan fitur apapun.

Keputusan ini adalah sesuatu yang sekarang telah dibuat oleh WhatsApp secara resmi. Mereka juga telah mengklarifikasi hal ini di halaman dukungan resminya dengan catatan pengingat. "Tidak ada yang akan menghapus akun mereka atau kehilangan fungsionalitas WhatsApp pada tanggal 15 Mei karena pembaruan ini," tulis WhatsApp.

Aplikasi pesan instan itu mengatakan bahwa mayoritas pengguna telah menerima kebijakan privasi baru. Sementara bagi mereka yang belum dipastikan tidak akan menerima tindakan apapun, tapi tetap akan mendapat pemberitahuan rutin tentang kebijakan baru mereka.

"Kami akan terus mengirim pemberitahuan di WhatsApp secara rutin yang memberikan informasi lebih lanjut tentang pembaruan dan mengingatkan mereka yang belum sempat melakukannya untuk meninjau dan menerima," demikian keterangan resmi WhatsApp.

Sejak awal tahun ini, WhatsApp menggertak pengguna di seluruh dunia yang mengaku akan membatasi fitur WhatsApp hingga menghapus akun bagi pengguna yang tidak menerima kebijakan barunya. Tapi, saat ini mereka malah melunak serta mengatakan tidak akan membatasi apapun fungsi WhatsApp dan menghapus akun.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel