WhatsApp Jadi Aplikasi Favorit Sebar Tautan Phishing

Merdeka.com - Merdeka.com - Ancaman phishing masih menyasar sektor keuangan—dari perbankan, sistem pembayaran, dan toko online di Indonesia. Data terbaru Kaspersky menunjukan bahwa Indonesia pada periode Februari hingga April tahun 2022 mencatatakan 47,08 persen upaya phishing terkait dengan keuangan.

Phising sederhananya adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Berdasarkan statistik Kaspersky, tahun ini sektor perbankan dan sistem pembayaran di Indonesia paling banyak menghadapi upaya phishing selama bulan Februari, yaitu masing-masing sebesar 4,38 persen dan 34,85 persen. Hal ini juga dapat dikaitkan dengan peningkatan nilai transaksi pembayaran digital hingga 41,35 persen pada Februari 2022 menurut Bank Indonesia.

Bagaimana caranya? Dony Koesmandarin, Territory Manager, Kaspersky Indonesia menjelaskan upaya-upaya phishing itu kerap dilancarkan penjahat siber melalui WhatsApp dan Telegram dengan menautkan link menarik perhatian pada pesan yang dikirim. Dari kedua platform itu, pengguna WhatsApp menjadi paling banyak ditargetkan.

"Sebanyak 738 deteksi yang tercatat di messenger ini untuk Indonesia selama periode Desember 2020 hingga Mei 2021," kata dia saat temu bersama media massa di Jakarta, Selasa (14/6).

Sementara Telegram, sebanyak 39 deteksi serangan phishing selama periode Desember 2020 hingga Mei 2021. Terlepas itu, keberhasilan phishing sangat ditentukan oleh rendahnya tingkat kesadaran pengguna tentang bagaimana entitas yang coba ditiru oleh penipu, beroperasi. Manusia tetap menjadi mata rantai terlemah dalam ruang lingkup tersebut. Baik pengguna atau pelanggan, tetap menjadi target potensial serangan phishing.

"Untuk organisasi, karyawan internal membutuhkan pelatihan baru dan layanan pihak ketiga juga harus dievaluasi secara komprehensif. Oleh karena itu, untuk memberantas jenis ancaman ini, sangat dibutuhkan kolaborasi yang mumpuni dari semua pemangku kepentingan," jelas dia. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel