Widi Vierratale Ngaku Alami Kekerasan di Lapangan Tembak

·Bacaan 1 menit

VIVA – Vokalis Vierratale, Widi Soedira atau dikenal Widi baru-baru ini mengungkap kejadian kurang menyenangkan yang dialaminya. Widi diketahui mendapatkan kekerasan dan pelecehan yang dialaminya saat berada di lapangan tembak Perbakin.

Dalam instagram tv, Widi menceritakan awal mula kejadian terjadinya perselisihan yang dialaminya dengan oknum yang diduga anggota Perbakin lainnya, yang diyakini Widi seorang berpangkat kolonel. Dijelaskan Widi awal mula insiden itu terjadi saat seorang wanita mendatanginya untuk menagih uang.

"Aku itu sebenernya ribut sama ibu-ibu, kalian tahu semua instastory gue terakhir tentang dia. Si ibu-ibu yang suka nagih uang di lapangan perbakin. Perempuan sama perempuan berantem biasa aja ya standart basi. Kalau gak suka kita labrak gencet-gencetan," kata Widi.

Namun di tengah perselisihan yang terjadi di antaranya dengan wanita tersebut, muncullah sosok pria berpangkat Kolonel tersebut. Pria tersebut, kata Widi langsung memakinya.

"Jadi gue lagi ribut sama ibu-ibu nih kelaminnya sama nih perempuan. Ketika gue lagi ribut keluarlah bapak-bapak ini dari ruangan ibu itu marahin gue teriakin gue nyentuh gue dorong gue wah ayo dia ngegas gue makin ngegas dia maju gue makin maju," kata Widi.

Widi pun menyayangkan sikap pria berpangkat kolonel tersebut, yang mana menurutnya seharusnya pria tersebut dapat melerai pertikaian dirinya dengan wanita tersebut. Selengkapnya baca di halaman selanjutnya.

"Mungkin dia lupa kalau gue anggota ya maksud gue dia sebagai levelnya pangkat sama umurnya sikap sama tingkahnya bagus enggak seharusnya dia ngeleraiin menenangkan perempuan ini rusuh," kata Widi.

Tidak sampai di situ, suasana pun memanas. Ketika suasana memanas, muncul seorang pria berbaju putih dan melakukan tindakan kekerasan kepada Widi Vierratale itu. Insiden itu akhirnya membuat Widi mengalah dan pergi meninggalkan area lapangan tembak Perbakin.

"Dan itu rusuh banget, itu bolak balik ya gue sempet mundur maju lagi pakai kekerasan semuanya. Pas ributnya agak berdebat muncul laki-laki baju biru ke arah gue mau melakukan tindakan kekerasan dan gue mau maju juga dan ternyata itu adalah sepupunya kols. Keluarganya si bapaknya setau gue rame banget yang dateng karena untuk kepentingan urusan di situ," kata Widi.

Meski begitu, hingga saat ini Widi masih belum membeberkan nama dari orang yang dimaksud tersebut. Namun dia beberapa kali menyebut orang yang melakukan kekerasan kepadanya adalah orang yang berpangkat Kolonel.

Widi juga menyebut bahwa dirinya bercerita insiden itu agar pihak perbakin mengetahui kejadian yang sebenarnya.

"Gue cerita di sini supaya perbakin tau gitu aja. Karena yang gue denger 'Kols' si bapak itu udah ngeroeng di internal perbakin. Ya gue ngeroeng di internal instagram dong kan kalian semua internal gue adil kan. Gue cuma cerita kejadiannya aja mau sharing karena kalau gue cerita sama hal yang enggak berkenan sama orang di perbakin gue kayaknya enggak didengar pasti ya," kata Widi. Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.

Widi juga menekankan bahwa dia tidak memiliki masalah dengan Perbakin.

"Pertama aku enggak ada masalah dengan Perbakin, semuanya baik-baik aja. Perbakin is my safe place, my comfort zone, perbakin my second home ya. Gue itu sans kalau lo sans gue sans gitu aja jadi gue kayak cermin," kata Widi Vierratale.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel